Japanese War Cemetery lebih tampak seperti taman ala Jepang yang indah. Bunga warna-warni mekar di banyak tempat, kolam-kolam pun mempercantik lanskap. Ini bukanlah taman biasa, melainkan sebuah pemakaman yang punya sejarah kelam.
Taman ini berada di Kota Cowra, New South Wales, Australia. Dari situs Cowra Region, Rabu (16/10/2013), Japanese War Cemetery merupakan pemakaman tentara Jepang yang terlibat dalam Perang Dunia II.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih dari 500 tentara Jepang mati tewas dalam kerusuhan itu. Lebih dari 100 tentara Jepang lainnya terluka parah. Empat orang tentara Australia juga terbunuh dalam insiden tersebut.
Pada 1979, dibukalah Japanese War Cemetery yang mencakup 520 makam tentara Jepang. Ada pula area Australian War Cemeteries yang mencakup beberapa makam tentara Australia, termasuk mereka yang meninggal di kamp militer pada waktu itu.
Orang yang menyulap pemakaman ini menjadi sebuah taman cantik adalah Ken Nakajima, seorang desainer Jepang. Japanese dan Australian War Cemetery punya luas sekitar 4,8 hektar. Keduanya berada di bawah Australian War Graves yang berbasis di Kota Canberra.
Di dalam Japanese War Cemetery terdapat sebuah batu granit raksasa berwarna hitam. Turis dan warga yang datang seringkali membakar dupa dan menaruh sesajen di bawahnya. Traveler bisa menyambangi Japanese War Cemetery yang berlokasi di Doncaster Drive.
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
DPR Pertanyakan Harga Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran, Aneh Bin Ajaib