Aneka Ritual Paling Aneh di Dunia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Tradisi Unik

Aneka Ritual Paling Aneh di Dunia

- detikTravel
Kamis, 24 Okt 2013 11:19 WIB
Aneka Ritual Paling Aneh di Dunia
(vagabondish.com)
Nairobi -

1. Meminum darah, Kenya

(vagabondish.com)
Beberapa suku bangsa percaya dengan kekuatan darah. Asumsi tersebut membuat beberapa orang di beberapa belahan dunia mengambil meminum darah sungguhan

Memang ritual ini sebenarnya sangat menjijikkan. Tapi, bagi orang Kenya misalnya, prajurit Maasai rutin meminum darah sapi dicampur dengan susu, bahkan mereka meminum langsung dari pembuluh darah setelah sapi mengeluarkan darah.

2. Membakar diri, Sri Lanka

(vagabondish.com)
Wow! Ada ritual aneh yang biasanya dilakukan oleh penganut agama yang benar-benar fanatik, yakni membakar diri. Secara historis, menggunakan api dalam ritual tersebut telah menjadi perbuatan pembersihan dosa atau sebatas ujian saja.

Ritual ini bisa disebut pula firewalking, yakni berjalan di atas bara yang amat panas. Mereka bisa berjalan dengan kaki telanjang di atas bara, berusaha mencapai pencerahan, mengatasi rasa takut dan memperoleh aliran energi. Ritual firewalking biasanya dilakukan di Sri Lanka, Asia Tenggara, Afrika Utara, Haiti, Karibia, dan lainnya.

3. Kuburan terbuka, Tibet

(vagabondish.com)
Masyarakat Tibet di China punya ritual meletakan mayat di puncak gunung yang disebut sky burial. Tubuh mayat dibiarkan habis dimakan burung pemakan bangkai. Hii!

Pemakaman modern akan tampak seperti pemborosan uang dan sumber daya dibandingkan sky burial. Pemakaman ini memakai prinsip dari alam kembali ke alam sesuai ajaran Buddha.

4. Tusuk pipi, Thailand

(knowphuket.com)
Jika Anda traveling ke Thailand pada bulan Oktober, siap-siaplah menyambut acara Festival Vegetarian Phuket. Penduduk selatan Kota Phuket menahan diri selama 9 hari tidak makan daging. Selama perayaan festival, Anda akan disambut pria dan wanita yang menusuk pipinya dengan pisau dan tombak.

Mereka yakin bahwa para dewa China akan melindungi dirinya dari rasa sakit dan penderitaan. Tapi bisa sedikit kita bayangkan betapa luar biasa rasa sakitnya bekas luka mereka setelah mengikuti festival ini.

5. Lempar bayi, India

(segalaindia.com)
Muslim yang tinggal di Maharashtra, India punya ritual aneh sekaligus mengerikan. Setiap ada bayi yang baru dilahirkan, mereka punya tradisi menjatuhkan bayi itu di sebuah kuil dari ketinggian 15 meter.

Mereka meyakini kalau ritual ini dilakukan bisa memperkuat bayi tersebut dalam hidupnya. Selain itu, bayi-bayi tersebut akan selalu diberi keberuntungan baik. Kemudian saat dewasa nanti, ia punya keberanian dan kecerdasan yang lebih.

6. Menculik pengantin, Jerman

(planyourperfectwedding.com)
Banyak negara yang bisa dikatakan melakukan ritual aneh sebelum merayakan suatu puncak acara pernikahan. Misalnya Jerman, jika ada sebuah pernikahan yang akan terlaksana, biasanya para bujangan memilih menculik calon pengantin wanita sebelum malam pernikahan. Lalu, pengantin pria tidak diam begitu saja, biasanya ia mengajak teman yang bisa dipercaya dan kuat membela dirinya untuk meraih kembali calon pengantin wanita dari bujangan yang telah menculiknya.

7. Festival penis, Jepang

(vagabondish.com)
Penduduk Jepang selalu merayakan festival bernama Hounen Matsuri yang diperingati rutin setiap tahun pada 15 Maret. Festival ini dikenal sebagai festival kesuburan terbesar di Negeri Sushi. Para peserta mengarak patung penis kayu raksasa sepanjang 2,5 meter keliling kota.

Festival ini diyakini akan memberi limpahan kesuburan sempurna bagi semua makhluk hidup. Hal tersebut melambangkan betapa pentingnya agar mendapat keturunan yang sempurna.
Halaman 2 dari 8
Beberapa suku bangsa percaya dengan kekuatan darah. Asumsi tersebut membuat beberapa orang di beberapa belahan dunia mengambil meminum darah sungguhan

Memang ritual ini sebenarnya sangat menjijikkan. Tapi, bagi orang Kenya misalnya, prajurit Maasai rutin meminum darah sapi dicampur dengan susu, bahkan mereka meminum langsung dari pembuluh darah setelah sapi mengeluarkan darah.

Wow! Ada ritual aneh yang biasanya dilakukan oleh penganut agama yang benar-benar fanatik, yakni membakar diri. Secara historis, menggunakan api dalam ritual tersebut telah menjadi perbuatan pembersihan dosa atau sebatas ujian saja.

Ritual ini bisa disebut pula firewalking, yakni berjalan di atas bara yang amat panas. Mereka bisa berjalan dengan kaki telanjang di atas bara, berusaha mencapai pencerahan, mengatasi rasa takut dan memperoleh aliran energi. Ritual firewalking biasanya dilakukan di Sri Lanka, Asia Tenggara, Afrika Utara, Haiti, Karibia, dan lainnya.

Masyarakat Tibet di China punya ritual meletakan mayat di puncak gunung yang disebut sky burial. Tubuh mayat dibiarkan habis dimakan burung pemakan bangkai. Hii!

Pemakaman modern akan tampak seperti pemborosan uang dan sumber daya dibandingkan sky burial. Pemakaman ini memakai prinsip dari alam kembali ke alam sesuai ajaran Buddha.

Jika Anda traveling ke Thailand pada bulan Oktober, siap-siaplah menyambut acara Festival Vegetarian Phuket. Penduduk selatan Kota Phuket menahan diri selama 9 hari tidak makan daging. Selama perayaan festival, Anda akan disambut pria dan wanita yang menusuk pipinya dengan pisau dan tombak.

Mereka yakin bahwa para dewa China akan melindungi dirinya dari rasa sakit dan penderitaan. Tapi bisa sedikit kita bayangkan betapa luar biasa rasa sakitnya bekas luka mereka setelah mengikuti festival ini.

Muslim yang tinggal di Maharashtra, India punya ritual aneh sekaligus mengerikan. Setiap ada bayi yang baru dilahirkan, mereka punya tradisi menjatuhkan bayi itu di sebuah kuil dari ketinggian 15 meter.

Mereka meyakini kalau ritual ini dilakukan bisa memperkuat bayi tersebut dalam hidupnya. Selain itu, bayi-bayi tersebut akan selalu diberi keberuntungan baik. Kemudian saat dewasa nanti, ia punya keberanian dan kecerdasan yang lebih.

Banyak negara yang bisa dikatakan melakukan ritual aneh sebelum merayakan suatu puncak acara pernikahan. Misalnya Jerman, jika ada sebuah pernikahan yang akan terlaksana, biasanya para bujangan memilih menculik calon pengantin wanita sebelum malam pernikahan. Lalu, pengantin pria tidak diam begitu saja, biasanya ia mengajak teman yang bisa dipercaya dan kuat membela dirinya untuk meraih kembali calon pengantin wanita dari bujangan yang telah menculiknya.

Penduduk Jepang selalu merayakan festival bernama Hounen Matsuri yang diperingati rutin setiap tahun pada 15 Maret. Festival ini dikenal sebagai festival kesuburan terbesar di Negeri Sushi. Para peserta mengarak patung penis kayu raksasa sepanjang 2,5 meter keliling kota.

Festival ini diyakini akan memberi limpahan kesuburan sempurna bagi semua makhluk hidup. Hal tersebut melambangkan betapa pentingnya agar mendapat keturunan yang sempurna.

(shf/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads