5 Festival Hewan Paling Aneh Sedunia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Festival Unik

5 Festival Hewan Paling Aneh Sedunia

Faela Shafa - detikTravel
Kamis, 05 Des 2013 13:20 WIB
5 Festival Hewan Paling Aneh Sedunia
(gazette.kochonland.com)
Port Lincoln - Banyak festival yang terinspirasi dari hewan. Ada yang memuja hewan, ada juga yang membuat hewan jadi malah terlihat lucu. Inilah 5 festival hewan paling aneh sedunia.

Disusun detikTravel, Kamis (5/12/2013) berikut 5 festival hewan paling aneh di dunia:

1. Tunarama Festival, Australia

(takemeholidays.com)
Normalnya, ikan tuna dimasak untuk dimakan, tapi tidak di festival yang satu ini. Port Lincoln Tunarama Festival yang diselenggarakan di Pantai Foreshore, Port Lincoln, Australia ini melombakan lempar tuna. Nanti, para peserta akan melempar tuna yang seberat 8-10 kg.

Caranya, ikan dipegang lalu diputar baru kemudian dilempar. Pelempar yang paling jauh akan menjadi pemenangnya. Festival ini berlangsung selama 4 hari. Tahun depan, acara berlangsung dari tanggal 24-27 Januari 2014. Selain lempar tuna, ada juga kedai makanan dan ragam acara menarik lainnya.

2. Monkey Buffet Festival, Thailand

(festivals-holidays.com)
Di Lopburi, Bangkok utara, monyet memiliki kehidupan yang menyenangkan. Karena, ada festival yang mempersembahkan makanan untuk hewan yang satu ini. Setiap tahun, diadakan Monkey Buffet Festival. Sekitar 2.000 monyet bebas menikmati buah dan sayur yang disediakan para warga lokal.

Meski cukup aneh, festival ini menarik perhatian banyak wisatawan. Kebanyakan traveler yang ingin berburu foto unik akan mendatangi Monkey Buffet Festival ini.

3. Pig Festival, Prancis

(gazette.kochonland.com)
Ada yang lucu di Pyrenees, Prancis. Setiap hari Minggu kedua di bulan Agustus, ada Pig Festival atau Festival Babi. Sejarah awalnya adalah kota Pyrenees dahulu pernah menjadi produsen babi terbesar di Prancis. Tak heran kota ini banyak toko penjual daging babi atau restoran dengan tema babi.

Lalu, dibuatlah festival ini. Uniknya, banyak kegiatan yang berhubungan dengan babi. Mulai dari lomba makan black pudding paling banyak hingga lomba mirip suara babi. Lucunya lagi, para peserta lomba mirip suara babi ini tidak hanya menguik, melainkan memperagakan beragam suara babi seperti suara babi bayi atau babi dewasa.

4. Golden Shears, Selandia Baru

(goldenshears.co.nz)
Bagi Anda yang merasa jago mencukur, tak ada salahnya mengikuti festival yang satu ini. Golden Shears adalah festival memotong bulu domba hingga menjadi wool. Festival yang berlangsung setiap tahun ini digelar di Masterton, Wairarapa, Selandia Baru.

Festival ini berlangsung selama 3 hari dan menggelar beragam kelas mencukur bulu domba. Mulai dari yang kelas pemula hingga sudah profesional. Tahun depan, festival akan diadakan pada tanggal 27 Februari-1 Maret 2014. Tertarik ikut?

5. Rayne Frog Festival, AS

(louisianatravel.com)
Sudah terbayang kan apa yang akan jadi bintang acara dari Rayne Frog Festival? Kodok tentunya. Festival tahunan di Rayne, Lousiana, AS ini menyajikan beragam kegiatan yang berhubungan dengan kodok.

Festival yang biasanya diadakan pada bulan November ini akan menampilkan lomba lompat kodok, yang dilakukan oleh kodok asli tentunya. Selain itu, ada juga lomba kostum untuk para kodok. Selagi menikmati ragam acara, para pengunjung juga akan dihibur oleh permainan dari band lokal. Setiap festival pasti ada kuliner, termasuk yang satu ini. Hanya saja, makanannya tidak terbuat dari kodok.
Halaman 2 dari 6
Normalnya, ikan tuna dimasak untuk dimakan, tapi tidak di festival yang satu ini. Port Lincoln Tunarama Festival yang diselenggarakan di Pantai Foreshore, Port Lincoln, Australia ini melombakan lempar tuna. Nanti, para peserta akan melempar tuna yang seberat 8-10 kg.

Caranya, ikan dipegang lalu diputar baru kemudian dilempar. Pelempar yang paling jauh akan menjadi pemenangnya. Festival ini berlangsung selama 4 hari. Tahun depan, acara berlangsung dari tanggal 24-27 Januari 2014. Selain lempar tuna, ada juga kedai makanan dan ragam acara menarik lainnya.

Di Lopburi, Bangkok utara, monyet memiliki kehidupan yang menyenangkan. Karena, ada festival yang mempersembahkan makanan untuk hewan yang satu ini. Setiap tahun, diadakan Monkey Buffet Festival. Sekitar 2.000 monyet bebas menikmati buah dan sayur yang disediakan para warga lokal.

Meski cukup aneh, festival ini menarik perhatian banyak wisatawan. Kebanyakan traveler yang ingin berburu foto unik akan mendatangi Monkey Buffet Festival ini.

Ada yang lucu di Pyrenees, Prancis. Setiap hari Minggu kedua di bulan Agustus, ada Pig Festival atau Festival Babi. Sejarah awalnya adalah kota Pyrenees dahulu pernah menjadi produsen babi terbesar di Prancis. Tak heran kota ini banyak toko penjual daging babi atau restoran dengan tema babi.

Lalu, dibuatlah festival ini. Uniknya, banyak kegiatan yang berhubungan dengan babi. Mulai dari lomba makan black pudding paling banyak hingga lomba mirip suara babi. Lucunya lagi, para peserta lomba mirip suara babi ini tidak hanya menguik, melainkan memperagakan beragam suara babi seperti suara babi bayi atau babi dewasa.

Bagi Anda yang merasa jago mencukur, tak ada salahnya mengikuti festival yang satu ini. Golden Shears adalah festival memotong bulu domba hingga menjadi wool. Festival yang berlangsung setiap tahun ini digelar di Masterton, Wairarapa, Selandia Baru.

Festival ini berlangsung selama 3 hari dan menggelar beragam kelas mencukur bulu domba. Mulai dari yang kelas pemula hingga sudah profesional. Tahun depan, festival akan diadakan pada tanggal 27 Februari-1 Maret 2014. Tertarik ikut?

Sudah terbayang kan apa yang akan jadi bintang acara dari Rayne Frog Festival? Kodok tentunya. Festival tahunan di Rayne, Lousiana, AS ini menyajikan beragam kegiatan yang berhubungan dengan kodok.

Festival yang biasanya diadakan pada bulan November ini akan menampilkan lomba lompat kodok, yang dilakukan oleh kodok asli tentunya. Selain itu, ada juga lomba kostum untuk para kodok. Selagi menikmati ragam acara, para pengunjung juga akan dihibur oleh permainan dari band lokal. Setiap festival pasti ada kuliner, termasuk yang satu ini. Hanya saja, makanannya tidak terbuat dari kodok.

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads