Disusun detikTravel, Kamis (5/12/2013) berikut 5 festival hewan paling aneh di dunia:
1. Tunarama Festival, Australia
|
(takemeholidays.com)
|
Caranya, ikan dipegang lalu diputar baru kemudian dilempar. Pelempar yang paling jauh akan menjadi pemenangnya. Festival ini berlangsung selama 4 hari. Tahun depan, acara berlangsung dari tanggal 24-27 Januari 2014. Selain lempar tuna, ada juga kedai makanan dan ragam acara menarik lainnya.
2. Monkey Buffet Festival, Thailand
|
(festivals-holidays.com)
|
Meski cukup aneh, festival ini menarik perhatian banyak wisatawan. Kebanyakan traveler yang ingin berburu foto unik akan mendatangi Monkey Buffet Festival ini.
3. Pig Festival, Prancis
|
(gazette.kochonland.com)
|
Lalu, dibuatlah festival ini. Uniknya, banyak kegiatan yang berhubungan dengan babi. Mulai dari lomba makan black pudding paling banyak hingga lomba mirip suara babi. Lucunya lagi, para peserta lomba mirip suara babi ini tidak hanya menguik, melainkan memperagakan beragam suara babi seperti suara babi bayi atau babi dewasa.
4. Golden Shears, Selandia Baru
|
(goldenshears.co.nz)
|
Festival ini berlangsung selama 3 hari dan menggelar beragam kelas mencukur bulu domba. Mulai dari yang kelas pemula hingga sudah profesional. Tahun depan, festival akan diadakan pada tanggal 27 Februari-1 Maret 2014. Tertarik ikut?
5. Rayne Frog Festival, AS
|
(louisianatravel.com)
|
Festival yang biasanya diadakan pada bulan November ini akan menampilkan lomba lompat kodok, yang dilakukan oleh kodok asli tentunya. Selain itu, ada juga lomba kostum untuk para kodok. Selagi menikmati ragam acara, para pengunjung juga akan dihibur oleh permainan dari band lokal. Setiap festival pasti ada kuliner, termasuk yang satu ini. Hanya saja, makanannya tidak terbuat dari kodok.
Halaman 2 dari 6












































Komentar Terbanyak
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura
Bali Kehilangan Sawah, 3 Ribu Hektare Raib dalam 8 Tahun
Turis Belanda Tewas Ditusuk di Bali, Apakah Pulau Dewata Masih Aman bagi Wisatawan?