Penis Hewan & 5 Street Food Aneh di China

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Street Food

Penis Hewan & 5 Street Food Aneh di China

Dewi Kania - detikTravel
Kamis, 02 Jan 2014 15:00 WIB
Penis Hewan & 5 Street Food Aneh di China
(Clarisa Wei/CNN Go)
Beijing - Wisatawan mancanegara selalu suka dengan banyak rupa kuliner China yang dijajakan di tiap sudut Negeri Panda. Tapi bayangkan kalau melahap olahan penis hewan dan 5 kuliner aneh lainnya yang menantang nyali para turis.

Jangan heran kalau Anda jalan-jalan blusukan ke pasar di seluruh China melihat banyak lapak yang menjual varian jajanan aneh. Dihimpun detikTravel dari berbagai sumber, Kamis, (2/1/2014) berikut inilah 6 street food paling aneh yang dijual di Negeri Panda:

1. Penis hewan

(Getty Images)
Restoran Guolizhuang, China menyajikan aneka olahan aneh dari penis kuda, keledai hingga anjing. Banyak yang bilang kalau hidangan tersebut bagus untuk kesehatan dan mampu membangkitkan gairah seks bagi yang menyantapnya.

Jangan khawatir, restoran ini punya chef-chef handal untuk menyulap segala penis hewan jadi sajian lezat, seperti seporsi penis kuda goreng. Harga seporsinya dibandrol mahal berkisar USD 200 (Rp 2,2 juta). Aneka olahan penis hewan itu menjadi kuliner ekstrim paling populer di Asia lho!

2. Kalajengking

(Clarisa Wei/CNN Go)
Jangan heran kalau traveler masuk ke dalam Pasar Wangfujing, Beijing menemui banyak penjual street food aneh di setiap lapak. Termasuk sate kalajengking salah satunya. Rasa jijik otomatis muncul saat pertama kali melihat. Tapi jangan salah, ternyata wisatawan mengaku kalau sate kalanjengking rasanya lezat.

Sate kalajengking digoreng dalam minyak panas hingga kering, lalu disajikan panas-panas tanpa bumbu apapun. Para penjual sengaja menyajikan sate kalajengking goreng untuk menetralkan racun yang terkandung dalam hewan itu.

Saat disantap, rasa satenya gurih mirip dengan popcorn mentega. Jangan lupa bubuhi bubuk cabai sebelum melahapnya. Anda yang berani mencicipi, rata-rata sate kalajengking dijual seharga CNY 15 (Rp 30.000) per tusuk.Β Β Β 

3. Ulat sutera

(Clarisa Wei/CNN Go)
Sate udang atau gurita memang lezat disantap. Tapi Anda tentu kaget kalau di sela kedua kuliner itu terdapat sate ulat sutera goreng renyah dan siap membakar mulut Anda. Padahal ulat sutera punya bagian dalam yang berlendir. Jika disantap menimbulkan rasa kenyal dan sedikit asam.

Ulat sutera China memang dikenal pelancong menghasilkan kain halus nan apik. Namun di Beijing Night Market, ulat sutera malah dijadikan kuliner yang jarang Anda temui. Satu tusuk sate ulat sutera dibandrol CNY 15 (Rp 30.000). Mau?

4. Kelabang

(Clarisa Wei/CNN Go)
Bayangkan kalau seekor kelabang yang punya seribu kaki terjebak ke mulut Anda dalam keadaan panas setelah digoreng. Ekspresi wajah Ada langsung berubah tidak enak dilihat sebab rasa sate kelabang pahit dimakan. Ratusan sate kelabang berbaris disajikan panas-panas di berbagai sudut lapak Beijing Night Market.

Untuk menetralkan rasa pahit itu biasanya pelancong membubuhkan garam dan merica yang banyak. Sate kelabang dijual seharga CNY 30 (Rp 60.000) per tusuk. Berani icip?

5. Serangga

(Kevin Chapman/CNN Travel)
Sate serangga merupakan golongan kuliner aneh yang populer di Asia, termasuk Indonesia. Hewan berkaki enam ini memiliki serat dan protein yang tinggi dan baik untuk disantap. Macam-macam jenis sate serangga goreng ala Beijing ini berkocek CNY 18 (Rp 36.000) per tusuk masih di Beijing Night Market.

Kalau traveler masih jijik dengan kuliner satu ini, bayangkan saja seperti Anda makan ayam goreng yang gurih dan empuk. Tapi tekstur dan bentuk tubuhnya saja yang membedakan.

6. Kuda laut

(Nicole Kujawski/CNN Travel)
Santapan kuda laut juga sudah cukup biasa ditemui saat Anda jalan-jalan malam ke street food di Beijing. Ada dua varian sajian kuda laut yang dijual. Ada sate kuda laut goreng dengan bumbu bawang putih dan ada sup kuda laut yang bisa disantap jika Anda tak jijik melahapnya.

Hidangan kuda laut di Beijing rata-rata dibandrol seharga CNY 50 (Rp 100.000). Kuda laut punya efek baik bagi kesehatan, utamanya ginjal. Jika dilahap rasa sate kuda laut goreng mirip ikan yang digoreng garing.
Halaman 2 dari 7
Restoran Guolizhuang, China menyajikan aneka olahan aneh dari penis kuda, keledai hingga anjing. Banyak yang bilang kalau hidangan tersebut bagus untuk kesehatan dan mampu membangkitkan gairah seks bagi yang menyantapnya.

Jangan khawatir, restoran ini punya chef-chef handal untuk menyulap segala penis hewan jadi sajian lezat, seperti seporsi penis kuda goreng. Harga seporsinya dibandrol mahal berkisar USD 200 (Rp 2,2 juta). Aneka olahan penis hewan itu menjadi kuliner ekstrim paling populer di Asia lho!

Jangan heran kalau traveler masuk ke dalam Pasar Wangfujing, Beijing menemui banyak penjual street food aneh di setiap lapak. Termasuk sate kalajengking salah satunya. Rasa jijik otomatis muncul saat pertama kali melihat. Tapi jangan salah, ternyata wisatawan mengaku kalau sate kalanjengking rasanya lezat.

Sate kalajengking digoreng dalam minyak panas hingga kering, lalu disajikan panas-panas tanpa bumbu apapun. Para penjual sengaja menyajikan sate kalajengking goreng untuk menetralkan racun yang terkandung dalam hewan itu.

Saat disantap, rasa satenya gurih mirip dengan popcorn mentega. Jangan lupa bubuhi bubuk cabai sebelum melahapnya. Anda yang berani mencicipi, rata-rata sate kalajengking dijual seharga CNY 15 (Rp 30.000) per tusuk.Β Β Β 

Sate udang atau gurita memang lezat disantap. Tapi Anda tentu kaget kalau di sela kedua kuliner itu terdapat sate ulat sutera goreng renyah dan siap membakar mulut Anda. Padahal ulat sutera punya bagian dalam yang berlendir. Jika disantap menimbulkan rasa kenyal dan sedikit asam.

Ulat sutera China memang dikenal pelancong menghasilkan kain halus nan apik. Namun di Beijing Night Market, ulat sutera malah dijadikan kuliner yang jarang Anda temui. Satu tusuk sate ulat sutera dibandrol CNY 15 (Rp 30.000). Mau?

Bayangkan kalau seekor kelabang yang punya seribu kaki terjebak ke mulut Anda dalam keadaan panas setelah digoreng. Ekspresi wajah Ada langsung berubah tidak enak dilihat sebab rasa sate kelabang pahit dimakan. Ratusan sate kelabang berbaris disajikan panas-panas di berbagai sudut lapak Beijing Night Market.

Untuk menetralkan rasa pahit itu biasanya pelancong membubuhkan garam dan merica yang banyak. Sate kelabang dijual seharga CNY 30 (Rp 60.000) per tusuk. Berani icip?

Sate serangga merupakan golongan kuliner aneh yang populer di Asia, termasuk Indonesia. Hewan berkaki enam ini memiliki serat dan protein yang tinggi dan baik untuk disantap. Macam-macam jenis sate serangga goreng ala Beijing ini berkocek CNY 18 (Rp 36.000) per tusuk masih di Beijing Night Market.

Kalau traveler masih jijik dengan kuliner satu ini, bayangkan saja seperti Anda makan ayam goreng yang gurih dan empuk. Tapi tekstur dan bentuk tubuhnya saja yang membedakan.

Santapan kuda laut juga sudah cukup biasa ditemui saat Anda jalan-jalan malam ke street food di Beijing. Ada dua varian sajian kuda laut yang dijual. Ada sate kuda laut goreng dengan bumbu bawang putih dan ada sup kuda laut yang bisa disantap jika Anda tak jijik melahapnya.

Hidangan kuda laut di Beijing rata-rata dibandrol seharga CNY 50 (Rp 100.000). Kuda laut punya efek baik bagi kesehatan, utamanya ginjal. Jika dilahap rasa sate kuda laut goreng mirip ikan yang digoreng garing.

(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads