Jauh pada zaman dahulu kala, tepatnya pada masa Kerajaan Wei di 480 tahun sebelum Masehi, tembok dengan panjang yang luar biasa ini dibuat untuk melawan serangan dari utara. Pembangunan dilanjutkan hingga Kerajaan Qin, Zhao dan Yan.
Di akhir pembangunan, tembok dengan panjang mencapai 20.000 km ini memiliki 9 Zhen atau distrik militer, seperti ditengok dari UNESCO, Kamis (16/1/2014). Selain itu, masih ada menara suar, menara pengintai, dan pintu gerbang di sepanjang tembok ini. Tujuan utama dibuatnya tembok ini adalah untuk mempertahankan wilayah, menutup jalan serta sungai dari musuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Monumen yang bernama Pintu Pertama di Bawah Surga berada di Shanhaiguan, Provinsi Hebei atau ujung timur tembok. Sedangkan monumen satunya yang bernama Pintu Terakhir di Bawah Surga berada di Jiayuguan, Provinsi Gansu atau ujung barat laut tembok.
Panjangnya tembok dan jalur yang tidak rata membuat tembok ini berkontur seperti gelombang. Namun tinggi rata-ratanya sekitar 7-8 meter. Saat jalur tembok melewati gunung atau tempat yang tidak rata, tembok dibuat dengan cukup rendah untuk menghemat bahan bangunan dan tenaga.
Tembok ini adalah bentuk luar biasa dari kemegahan arsitektur, sekaligus kekuatan politik dan pertahanan militer sebuah kawasan. Meski umurnya yang sudah mencapai seribu tahun lebih, namun tembok ini tetap berdiri kokoh.
Memang beberapa pembangunan untuk menjaga kekokohan tembok telah dibuat, terutama yang sering dilalui para wisatawan. Namun secara keseluruhan, tembok yang masuk dalam satu dari 7 Keajaiban Dunia baru pada tahun 1987 ini terbilang dalam keadaan yang baik.
Tak heran banyak sekali wisatawan yang menyempatkan diri untuk melancong ke tembok ini. Bagaimanapun cuacanya, tembok ini selalu dipijak oleh para wisatawan yang ingin melihat sendiri kemegahan buatan manusia pada masa itu.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong