Air Terjun Darah & 8 Keajaiban Alam di Dunia (1)

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Air Terjun Darah & 8 Keajaiban Alam di Dunia (1)

Putri Rizqi Hernasari - detikTravel
Jumat, 17 Jan 2014 13:30 WIB
Air Terjun Darah & 8 Keajaiban Alam di Dunia (1)
(Science Foundation/CNN Travel)
Jakarta - Air terjun biasanya mengucurkan air jernih, tapi di Antartika malah mengalirkan air berwarna merah layaknya darah. Selain itu, masih ada lagi keajaiban alam lain yang unik di dunia, yang bisa dikunjungi wisatawan.

Diintip dari CNN Travel, Jumat (17/1/2014) inilah 9 keanehan alam yang menjadi daya tarik wisatawan:

1. Air terjun darah, Antartika

(Science Foundation/CNN Travel)
Wisatawan yang berkunjung ke Antartika bisa melihat air terjun darah mengalir di antara daratan salju. Air terjun mini ini dinamakan Taylor Galcier.

Sepintas warnanya yang merah dan berbusa terlihat mengerikan. Namun ternyata ini bukanlah darah sungguhan, melainkan air yang bercampur dengan zat besi yang sangat banyak di bawah permukaan tanah.

2. Bukit magnet, Kanada

(Parks Canada Agency/CNN Travel)
Berada di New Brunswick, Kanada, wisatawan bisa dikejutkan dengan sebuah bukit. Bukit ini diberi nama Bukit Magnet. Dinamakan demikian karena daya magnet di bukit ini begitu besar. Saking besarnya, mobil yang Anda naiki bisa bergerak tanpa menyalakan mesin.

3. Pulau mendadak muncul, Islandia

(Getty Images)
Sebelum tahun 1963, Pulau Surtsey di Islandia tak pernah ada. Namun kemudian gunung bawah laut di sana meletus dan letusan baru berakhir pada tahun 1967. Hasil dari letusan besar itu, kini muncul sebuah pulau yang diberi nama Surtsey.

4. Batu bulat purban, Selandia Baru

(Karsten Sperling/CNN Travel)
Moeraki Boulders di Selandia Baru merupakan bebatuan bulat besar yang terbentuk jutaan tahun lalu di dasar laut. Wisatwan bisa menemukannya di Pantai Koekohe. Bebatuan purba ini disebut ahli geologi dengan nama Konkret Septarian.

5. Matahari tak pernah terbenam, Norwegia

(Getty Images)
Apa rasanya jika Anda berada di suatu wilayah yang tak pernah ada malam? Semua bisa wisatawan temukan di Longyearbyen di Norwegia. Setiap tanggal 20 April-23 Agustus, matahari tidak pernah terbenam di tempat ini karena letaknya di utara Bumi. Unik bukan?
Halaman 2 dari 6
Wisatawan yang berkunjung ke Antartika bisa melihat air terjun darah mengalir di antara daratan salju. Air terjun mini ini dinamakan Taylor Galcier.

Sepintas warnanya yang merah dan berbusa terlihat mengerikan. Namun ternyata ini bukanlah darah sungguhan, melainkan air yang bercampur dengan zat besi yang sangat banyak di bawah permukaan tanah.

Berada di New Brunswick, Kanada, wisatawan bisa dikejutkan dengan sebuah bukit. Bukit ini diberi nama Bukit Magnet. Dinamakan demikian karena daya magnet di bukit ini begitu besar. Saking besarnya, mobil yang Anda naiki bisa bergerak tanpa menyalakan mesin.

Sebelum tahun 1963, Pulau Surtsey di Islandia tak pernah ada. Namun kemudian gunung bawah laut di sana meletus dan letusan baru berakhir pada tahun 1967. Hasil dari letusan besar itu, kini muncul sebuah pulau yang diberi nama Surtsey.

Moeraki Boulders di Selandia Baru merupakan bebatuan bulat besar yang terbentuk jutaan tahun lalu di dasar laut. Wisatwan bisa menemukannya di Pantai Koekohe. Bebatuan purba ini disebut ahli geologi dengan nama Konkret Septarian.

Apa rasanya jika Anda berada di suatu wilayah yang tak pernah ada malam? Semua bisa wisatawan temukan di Longyearbyen di Norwegia. Setiap tanggal 20 April-23 Agustus, matahari tidak pernah terbenam di tempat ini karena letaknya di utara Bumi. Unik bukan?

(ptr/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads