Salton Sea Beach bukanlah pantai yang menghadap laut, melainkan pesisir danau terbesar di Negara Bagian California. Kalau melihat dari kejauhan, traveler pasti akan menyangka danau ini berwarna biru dan berpasir putih. Tapi saat mendekat, 'wajah asli' Salton Sea Beach akan tampak.
Pasir putihnya sama sekali bukan pasir. Ini adalah tulang jutaan ikan yang hancur akibat fenomena geologis. Mengutip Oddity Central, Rabu (5/2/2014), munculnya Salton Sea berawal dari kecelakaan geologis semata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salton Sea mencapai masa kejayaan sekitar tahun 1950-1960. Ini adalah destinasi populer di kalangan turis, didaulat sebagai 'miracle in the desert' alias keajaiban di gurun pasir. Hampir setengah juta turis datang tiap tahunnya. Selebriti seperti Beach Boys dan Sonny Bono bahkan sering mengunjungi Salton Sea untuk berenang dan naik speedboat.
Sayangnya, kejayaan itu tak bertahan lama. Danau tersebut berakhir mengenaskan. Garam dan pestisida yang terkubur di dasar danau merembes ke atas, membunuh jutaan ikan yang sempat hidup di sana. Kandungan garam di Salton Sea memang cukup tinggi, 30% lebih banyak dibanding perairan Samudera Pasifik.
Pada 1970-an, Salton Sea pun ditinggalkan. Pesisir pantai pun dipenuhi tulang jutaan ikan yang mati karena pestisida. Jamie Lee Curtis, traveler yang baru-baru ini mengunjungi Salton Sea menuliskan ada beberapa tempat wisata di dekat sana seperti Banana Museum dan Salton Sea History Museum.
Mayoritas turis yang sekarang mengunjungi Salton Sea adalah pembuat film dokumenter. Kenyataannya, bagian paling bahaya pada Salton Sea bukanlah pesisirnya melainkan dasar danaunya yang mengandung banyak racun. Berani ke sana?
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Di Lampung, Jokowi Jalani Tradisi Injak Kepala Kerbau