Paris adalah kota yang maju dalam bidang pembangunan, tanpa melupakan sejarah. Bangunan-bangunan ikonik menjulang mulai dari Menara Eiffel sampai Museum Louvre. Begitu pun bangunan bersejarah seperti Katedral Notre Dame.
Namun tak banyak wisatawan yang tahu, Paris menyembunyikan banyak rahasia di bawah tanah. Salah satunya adalah Catacombs of Paris, kuburan massal yang kini berisi puluhan ribu tulang dan tengkorak manusia. Selain itu, ada pula stasiun-stasiun kereta bawah tanah yang terbengkalai dan konon berhantu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat di antaranya yakni Saint-Martin, Arsenal, Champ de Mars dan Croix-Rouge ditutup pada 1939 karena Perang Dunia II. Ada stasiun yang menjadi tempat persembunyian warga dari perang. Mereka tidur di platform, tangga, bahkan rel kereta.
Beberapa stasiun dibuka kembali usai perang, namun ada pula yang ditutup karena dialihkan ke stasiun-stasiun di sebelahnya. Stasiun Victor Hugo dibuka kembali dengan memindahkan platform ke terowongan sebelahnya. Turis yang berada di sana tak tahu kalau platform asli ada di dekatnya.
Sementara itu, dua stasiun yakni Haxo (dibangun 1921) dan Porte Molitor (dibangun 1923) tak pernah dibuka sama sekali. Kini dua stasiun ini tampak menyeramkan karena jadi tempat penyimpanan kereta yang tak terpakai.
Karena terbengkalai, stasiun-stasiun ini tampak menyeramkan dan punya banyak grafiti di dindingnya. Konon, stasiun-stasiun ini juga berhantu karena telah lama ditinggalkan. Namun tak sedikit pembuat film yang terinspirasi keberadaannya, kemudian syuting tanpa harus mengganggu aktivitas stasiun lainnya di Paris Metro.
Sebuah komunitas lokal, Association d'Exploitation du Material Sprague, punya tur menjelajah stasiun-stasiun ini. Tur tersebut telah berjalan beberapa tahun, Anda juga bisa mencobanya saat berkunjung ke Paris. Tapi, berani tidak?
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong