Kelab bernama Haven ini berlokasi di komplek Xingfu Port, South Bund, yang dulu merupakan pabrik sepeda motor. Kelab ini menjadi destinasi baru bagi turis yang berkunjung ke Shanghai, selain tentunya tempat-tempat populer seperti Oriental Pearl Tower dan kuil-kuil tua.
"Tapi kami tidak ingin dicap sebagai tempat kegiatan malam karena kami juga buka pada siang hari untuk acara," tutur Elma Ji, Brand Ambassador Haven seperti dilansir dari CNN, Senin (5/5/2014).
Kelab ini, lanjut Elma Ji, akan menjadi tempat multifungsi. Dari tempat clubbing sampai venue pernikahan, karena dibuka tiap Sabtu pertama setiap bulan.
Lalu, seperti apa bagian dalam kelab bertema vampir ini? Perusahaan asal Prancis yakni Lime menyulap bangunan pabrik menjadi sebuah kastil 5 tingkat. Ya, kastil!
Langit-langitnya dipenuhi lampu berbentuk kelelawar, para pelayannya juga berkostum setan. Oh ya, jangan teriak kalau Anda menemukan tengkorak manusia karena itu hanya telepon. Di 'kastil' bertingkat lima ini, ada beberapa terowongan rahasia yang disiapkan untuk menyembunyikan selebriti atau sosialita dari kejaran paparazzi.
Tapi yang lebih misterius sebenarnya adalah identitas si pemilik kelab Haven itu sendiri. Tak jelas alasan sang pemilik menyembunyikan identitasnya. Elma Ji menuturkan, pemiliknya adalah seorang keturunan China-Amerika yang dikenal sebagai Earl Drakial.
"Vampir identik dengan misteri, juga kemewahan dan berkelas," tambahnya.
Namun, Anda harus mendatangi Haven dalam waktu dekat. Elma Ji menuturkan, kelab Haven akan ditutup setelah melangsungkan 666 acara karena ingin meninggalkan kesan terbaik kepada wisatawan. Dia juga menuturkan, Haven akan dibuka sekitar 2-3 tahun saja. Sungguh misterius!
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong