detikTravel atas undangan AirAsia berkesempatan mengunjungi Tacloban pada Jumat (23/5/2014) lalu. Mendarat di bandara ini, pesawat akan terbang rendah dan semakin rendah di atas laut. Adrenalin terpacu karena laut tampak begitu dekat dengan pesawat.
Benar saja, ternyata bandara ini terletak persis di pinggir laut. Bahkan landasan pesawat berada di sepanjang pinggir laut. Berbatasan langsung dengan laut.
Dari udara atap bandara ini tampak masih belum rampung diperbaiki. Di sebagian atapnya sudah ditutup dengan atap sementara berwarna biru. Sementara sisanya masih berupa kerangka.
Ban berjalan (conveyer belt) di bandara ini juga rusak parah. Jangan bayangkan ada AC di ruang tunggu penumpang. Dinding-dindingnya pun juga masih belum dikerjakan. Jadi ketika calon penumpang duduk di ruang tunggu, mereka langsung berhadapan dengan pesawat yang sedang parkir.
Ruangan yang tak besar, membuat suasana bandara ini penuh dan sesak dengan antrean penumpang yang panjang. Udara laut yang panas menerpa langsung karena tak adanya dinding. Kantor-kantor maskapai juga berdiri seadanya.
Sedangkan di bagian luar bandara, wisatawan akan langsung disambut sejumlah kendaraan umum mulai dari jeepney, sampai dengan tricycle yaitu becak motor, berupa motor di sebelah kiri dan kompartemen untuk penumpang di sebelah kanan.
(aff/aff)











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Citilink Ngegas, Armada Jadi 43 Pesawat, Terbang Lagi dari Bandung Mulai 17 Agustus