Dilansir detikTravel pada website resminya di thegrouchoclub.com, Selasa (17/6/2014), sejarah pendirian Groucho dimulai oleh Anthony Macintosh, pemilik 'The Zanzibar', sebuah bar di Covent Garden, yang merasa membutuhkan sebuah tempat bersantai saat lelah bekerja, sekaligus berkumpul dengan teman-teman. Maka dibentuklah Groucho pada tahun 1985, cukup lama memang untuk ukuran sebuah tempat hiburan.
Groucho menerapkan sistem keanggotan yang ketat agar eksklusifitas klub tetap terjaga. Mereka mempunyai komite tersendiri yang menentukan apakah aplikan memenuhi standar kualifikasi untuk diterima sebagai anggota atau tidak. Bahkan, aplikan harus menunggu keputusan hingga 6 minggu sejak tanggal pengiriman form. Wow!
Anggota klub Groucho sendiri berasal dari kalangan tertentu seperti seniman, artis film, musik hingga praktisi periklanan. Mereka seperti mendapat tempat yang sesuai untuk berkesenian di Groucho. Tercatat nama seniman tenar seperti Nicky Carter, Gavin Turk, Marc Quinn dan beberapa nama lain menjadi anggota Groucho.
Berbagai fasilitas disediakan Groucho untuk memanjakan para anggotanya, anatara lain 3 buah bar, 2 buah restoran, hingga 20 kamar tidur kelas suite yang bisa dipesan serta ruangan privat untuk acara tertentu. Belum lagi Groucho bisa menjadi tempat untuk menyelenggarakan pesta pernikahan, ulangtahun dan tentu saja privat party.
Walaupun belum menjadi anggota, Anda bisa sekedar mengunjungi Groucho untuk menikmati sedikit pengalaman yang berbeda. Cocok bagi Anda, para eksekutif muda yang bercita rasa dan selera tinggi. Tunggu apalagi? So, are you IN or OUT?
(ptr/ptr)












































Komentar Terbanyak
Viral Baling-Baling Pesawat Diikat Cable Tie, Wings Air Buka Suara
Arahan Prabowo, Bandara Husein dan Adi Sutjipto Diaktifkan Lagi untuk Penerbangan Sipil
Bandara Husein Bangkit Lagi? Farhan Senyum Lebar Dapat Sinyal dari Prabowo