Nama Muhammad selalu disebut, dipuja dan didoakan umat Muslim dalam tiap ibadah salat sehari lima waktu. Beliau adalah suri teladan untuk kehidupan umat Muslim. Perbuatannya dipuji, ucapannya jadi peringatan dan kisah hidupnya adalah panutan untuk cerminan yang baik.
Tak heran, makam Rasullulah selalu dikunjungi banyak orang tiap waktunya apalagi saat ibadah haji atau saat bulan Ramadan. Bisa dibilang makamnya adalah salah satu pusara tujuan umat Muslim di dunia untuk wisata religi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Makam Rasulullah sangat berbeda dengan makam-makam lainnya di dunia. Makamnya ditutup dan dibatasi dengan pagar tinggi yang berhiaskan kaligrafi cantik. Lalu, ada penjaga yang disebut aksar.
Bukan apa-apa, makam Rasulullah dibuat seperti itu karena untuk mencegah perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, seperti menangis atau salat di depan makamnya. Aksar pun tak segan untuk menegur jamaah yang berbuat hal-hal seperti itu.
Wisatawan cukup memberi salam dan berdoa di depan makamnya. Itu lebih dari cukup untuk mengobati kerinduan dengan beliau, manusia yang paling dipuja umat Muslim di dunia. Meski, beberapa jamaah tak kuasa menahan air mata karena kerinduan dan perasaan begitu dalam terhadap Rasulullah.
Selesai memberi salam dan berdoa di makam Rasulullah, jangan langkahkan kaki Anda keluar dari dalam Masjid Nabawi. Masih di dalam masjidnya, terdapat Raudhah yang dulunya adalah halaman rumah Rasulullah. Dalam sejarah Islam, Nabi Muhammad menyebut Raudhah sebagai taman surga.
Raudhah juga merupakan salah satu tempat yang diyakini umat Muslim paling mustajab untuk berdoa. Umat Muslim percaya, kalau beribadah di Raudhah pahalanya adalah 1.000 kali lipat. Anda bisa salat, berdzikir, atau membaca Al Quran di dalam Raudhah.
Raudhah hanya lantai yang seluas 144 meter persegi saja yang karpetnya berwarna hijau, berbeda dengan karpet Nabawi yang seluruhnya berwarna merah. Meski begitu, umat Muslim harus rela mengantre untuk dapat giliran masuk ke dalam Raudhah. Waktu terbaik datang ke Raudhah adalah saat menjelang Subuh karena saat itu suasana tidak seramai waktu lainnya.
Masjid Nabawi sendiri mampu menampung satu juta jamaah. Tampak luar, masjid ini terlihat berwarna putih bersih dan besar. Masjid Nabawi pun menjadi masjid paling berharga paling umat Muslim setelah Masjidil Haram di Makkah.
Satu kali seumur hidup, rasanya umat Muslim harus menyempatkan diri datang ke makam Rasulullah. Tempat tiada duanya untuk lebih mencitai Rasulullah. Shallallahu ala Muhammad, sallallahu alaihi wasallam...
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong