Sygna merupakan kapal berbendera Norwegia. Panjang sekitar 217 meter atau hampir 2 kali panjang lapangan sepak bola dan daya angkutnya 53 ribu ton. Kapal ini dibuat pada tahun 1967 dan biasa membawa batu bara ke Eropa.
Sygna kandas saat menunggu muatan 50 ribu ton batu bara di Port Stephens, Newcastle, New South Wales, pada 26 Mei 1974. Pagi itu, badai besar datang. Sygna yang sedang berlabuh 4 km dari pelabuhan, terseret 8-10 km dari lokasi awal. Bagian belakangnya menancap di pantai. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Operasi penyelamatan kapal berulang kali dilakukan. Ahli dari Jepang dan negara lain didatangkan. Tapi tak satupun yang berhasil. Akhirnya, kapal dibiarkan di pantai. Hanya bagian-bagian penting yang diambil.
"Jadi ikon di sini," kata seorang pemandu wisata pantai Stockton kepada kami, rombongan Maskapai Qantas dan Destination New South Wales dari Indonesia, beberapa waktu lalu.
Kami mengunjungi kapal 'rongsokan' tersebut dengan menggunakan quadbike atau motor roda empat. Sebab, lokasi terdamparnya Sygna cukup jauh. Kira-kira 1-2 km dari pos masuk pantai berpasir tersebut.
Pantai Stockton berjarak kurang lebih 100 km dari Sydney, ibukota NSW. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam melalui jalan darat. Selain pantai, kawasan ini terkenal dengan nuansa pedesaannya. Suasananya mirip Eropa atau Amerika.
Kandasnya Sygna memang tak sedramatis Titanic. Ia hanya membawa batu bara, bukan manusia sebagaimana Titanic. Tapi bagi warga setempat, kisah Sygna tetap melegenda. Mungkin karena itulah, ia pantas dijadikan ikon wisata di sini.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun