Dari situs resmi pariwisata Jepang, yang dikunjungi detikTravel, Jumat (8/8/2014) Gunung Fuji berada di antara dua prefektur, yakni Shizouka dan Yamanashi. Gunung ini merupakan gunung tertinggi di Jepang. Terang saja, tingginya mencapai 3.776 mdpl.
Gunung ini begitu diagungkan oleh penduduk Jepang. Bahkan, keberadaanya pun dianggap suci. Tak sedikit dari penduduk Jepang yang sengaja datang untuk beribadah di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai tanda penghormatan, setiap musim panas, ribuan peziarah datang ke Gunung Fuji. Mereka mendaki hingga puncak untuk melihat matahari terbit dari atas Fuji.
Meski banyak dikunjungi untuk pemujaan dan peribadatan, Gunung Fuji kini juga dikunjungi traveler yang ingin mendaki. Sasarannya tentu untuk melihat keindahan alam.
Ada 4 jalur yang bisa dilalui turis untuk mendaki Gunung Fuji. Keempat jalur tersebut adalah Yoshida Trail, Subashiri Trail, Gotemba Trail dan terakhir Fujinomiya Trail.
Namun sebelum mendaki, sangat disarankan untuk berolahraga demi menjaga stamina. Ini karena trek di Gunung Fuji cukup terjal dan curam. Jadi, kalau ingin pendakian berjalan lancar, jangan lupa olahraga terlebih dahulu.
Β
Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan traveler yang ingin mendaki Gunung Fuji adalah waktu pendakian. Ternyata, visibilitas di sana cenderung lebih baik selama musim dingin ketimbang musim panas. Pendakian juga lebih baik dilakukan pada pagi atau malam hari ketimbang siang hari.
Namun sayang, keindahan Gunung Fuji tercoreng oleh tingkah tangan jahil pendaki. Vandalisme dilakukan di tiga batu Gunung Fuji. Salah satu vandalisme bertuliskan 'Cla-X Indonesia'. Dengan sikap orang Jepang yang memandang suci terhadap Gunung Fuji, sudah jelas bukan kenapa mereka kini sangat kesal?
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh