Ada pepatah traveling yang populer, traveling adalah tentang perjalanan bukan tujuan akhir. Pepatah itu bisa turis pahami jika mencoba tur Topologi Taxi Diary di Taipei, Taiwan. Bukan kemana tujuan taksinya akan berhenti, tapi perjalanan selama naik taksi bakal memberi pengalaman tiada dua.
Dilansir dari CNN Travel, Senin (18/7/2014) pencetus Taxi Diary adalah Peter Lin dari perusahaan Topology travel di Taipei. Ide tur taksi misterius ini dia dapatkan ketika sedang naik taksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, Lin membuat suatu tur unik yang beda dari yang lain dengan nama Taxi Diary. Tur ini adalah turis diajak naik taksi dan pergi tanpa harus tahu akan kemana tujuan perjalanannya.
Biasanya, tempat-tempat wisata seperti Chiang Kai-shek Memorial Hall, distrik Xinyi District dan kantor kepresidenan Taiwan dilalui oleh taksi ini. Tapi tak sampai di situ, taksi akan terus melaju ke tempat-tempat yang bukanlah tempat wisata dan distrik terpencil!
Taksi akan membawa turis ke berbagai distrik yang jarang dilalui turis, seperti distrik Linkou atau perumahan-perumahan di New Taipei City. Sepanjang perjalanan, supir taksi pun menjelaskan panjang lebar mengenai Taiwan. Baik dari segi kebudayaan, tempat-tempat wisata, kuliner dan kehidupan masyarakat Taiwan sendiri.
"Taiwan terkenal dengan keramahannya, sehingga supir taksi bisa menjadi teman untuk turis sepanjang perjalanan," kata Lin.
Supir taksi dari Taxi Diary pun membawa turis untuk berkenalan dengan keluarga atau kerabat mereka. Lalu, hidangan makanan enak disiapkan untuk menyambut kedatangan turis.
"Ada peserta tur dari Inggris, Harry yang pernah ikut Taxi Diary. Dia diajak ke rumah dari supir taksi kami dan berkenalan dengan keluarganya. Perjalanan dengan taksi ini bukan tentang pemandangan, tapi tentang wawasan dan pengalaman yang akan Anda temui," papar Lin.
Siapkan kocek sebesar TWD 1.000 atau sekitar Rp 390 ribu, untuk tur Taxi Diary selama 4 jam. Kalau ada tur seperti ini di Jakartal, mungkin tak kalah menarik ya?
"Tur ini membuat liburan menjadi unik dan tak terlupakan," tutup Lin.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun