Yang Unik di Taiwan, Tur Taksi Misterius
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Yang Unik di Taiwan, Tur Taksi Misterius

- detikTravel
Senin, 18 Agu 2014 16:30 WIB
Yang Unik di Taiwan, Tur Taksi Misterius
Harry, turis asal Inggris yang naik Taxi Diary (Topology travel)
Taipei - Taksi adalah salah satu transportasi untuk menjelajahi suatu kota. Tapi di Taiwan, taksi justru jadi suatu agenda tur yang mengantarkan turis ke tempat-tempat yang bukan masuk daftar objek wisata atau ke distrik terpencil. Inilah tur taksi misterius!

Ada pepatah traveling yang populer, traveling adalah tentang perjalanan bukan tujuan akhir. Pepatah itu bisa turis pahami jika mencoba tur Topologi Taxi Diary di Taipei, Taiwan. Bukan kemana tujuan taksinya akan berhenti, tapi perjalanan selama naik taksi bakal memberi pengalaman tiada dua.

Dilansir dari CNN Travel, Senin (18/7/2014) pencetus Taxi Diary adalah Peter Lin dari perusahaan Topology travel di Taipei. Ide tur taksi misterius ini dia dapatkan ketika sedang naik taksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ide ini sudah lama ada ketika saya jadi penumpang taksi. Saat itu saya berpikir, supir taksi sebenarnya adalah pemandu tur yang baik. Dia bisa memberitahu tentang berbagai sudut-sudut kota dan tempak makan enak kepada penumpang," ujarnya.

Lalu, Lin membuat suatu tur unik yang beda dari yang lain dengan nama Taxi Diary. Tur ini adalah turis diajak naik taksi dan pergi tanpa harus tahu akan kemana tujuan perjalanannya.

Biasanya, tempat-tempat wisata seperti Chiang Kai-shek Memorial Hall, distrik Xinyi District dan kantor kepresidenan Taiwan dilalui oleh taksi ini. Tapi tak sampai di situ, taksi akan terus melaju ke tempat-tempat yang bukanlah tempat wisata dan distrik terpencil!

Taksi akan membawa turis ke berbagai distrik yang jarang dilalui turis, seperti distrik Linkou atau perumahan-perumahan di New Taipei City. Sepanjang perjalanan, supir taksi pun menjelaskan panjang lebar mengenai Taiwan. Baik dari segi kebudayaan, tempat-tempat wisata, kuliner dan kehidupan masyarakat Taiwan sendiri.

"Taiwan terkenal dengan keramahannya, sehingga supir taksi bisa menjadi teman untuk turis sepanjang perjalanan," kata Lin.

Supir taksi dari Taxi Diary pun membawa turis untuk berkenalan dengan keluarga atau kerabat mereka. Lalu, hidangan makanan enak disiapkan untuk menyambut kedatangan turis.

"Ada peserta tur dari Inggris, Harry yang pernah ikut Taxi Diary. Dia diajak ke rumah dari supir taksi kami dan berkenalan dengan keluarganya. Perjalanan dengan taksi ini bukan tentang pemandangan, tapi tentang wawasan dan pengalaman yang akan Anda temui," papar Lin.

Siapkan kocek sebesar TWD 1.000 atau sekitar Rp 390 ribu, untuk tur Taxi Diary selama 4 jam. Kalau ada tur seperti ini di Jakartal, mungkin tak kalah menarik ya?

"Tur ini membuat liburan menjadi unik dan tak terlupakan," tutup Lin.

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads