Disusun detikTravel dari berbagai sumber, Kamis (21/8/2014) berikut 9 destinasi wisata kelam terkenal di dunia bagian 2:
6. Pulau Robben, Afrika Selatan
|
(AFP)
|
Ruangan tahanan Nelson Mandela pun cukup sempit, hanya ada kain sebagai alas, selimut dan bantal. Penjara ini jadi napak tilas bagi traveler yang ingin mengenal Mandela dari dekat, sekaligus jadi bukti Mandela dalam kegigihan melawan apartheid. Tokoh-tokoh dunia pun berdatangan ke Pulau Robben untuk melihatnya dari dekat, seperti Presiden AS Barrack Obama.
Melongok jauh ke belakang, penjara Pulau Robben sudah didirikan sejak abad ke-17. Penjara ini digunakan untuk para tahanan politik dan penderita kusta. Salah satu kisah pilu di sana yakni seorang wanita yang diisolasi karena dianggap gila. Konon, para tahanan politik disiksa secara kejam.
7. Gettysburg, AS
|
(Reuters)
|
Meski hanya berlangsung singkat, perang Gettysburg menewaskan lebih dari 40 ribu tentara. Peperangan ini terjadi di lapangan luas dan saling berhadapan, tak ada kata mundur, pilihannya hanya menang atau mati. Akhirnya, Union berhasil memenangkan pertempuran tersebut.
Medan pertempurannya di Gettysburg pun dikenal sebagai saksi bisu perjalanan pemerintahan AS. Ketika itu mayat dan darah di mana-mana, sebuah pertempuran memilukan bagi bangsa AS sendiri.
8. Menin Gate, Belgia
|
(Commonwealth War Graves Commission)
|
Perang di Ypres dan wilayah-wilayah Belgia lainnya terjadi dalam kurum waktu 4 tahun dari tahun 1914 sampai 1918. Diperkirakan, puluhan ribu tentara lebih tewas di sana.
Menin Gate lalu dibuat tahun 1927 untuk mengenang jasa-jasa tentara Inggris pada Perang Dunia I tersebut. Yang menarik perhatian adalah Hall of Memory, panel batu yang berisikan nama 54.896 tentara Inggris dan persemakmuran Inggris seperti Australia dan India yang tewas dan hilang. Ketika ada mayat tentara yang ditemukan dari tanah di sekitar kota Ypres, maka namanya yang tertera di Hall of Memory akan dihapuskan.
9. Museum Changi, Singapura
|
(yuoursingapore)
|
Tahun 1988, pemerintah Singapura mengubah penjaranya menjadi Museum Changi. Beberapa bangunannya masih asli dan informasi tentang kekejaman yang dialami tahanan perang tersaji lengkap, seperti ada ruang tahanan sempit yang diisi oleh empat orang. Bisa dibayangkan, mereka harus berdesak-desakan untuk duduk dan tidur.
Kisah-kisah Perang Dunia II dan dokumenter foto atau arsip juga bisa Anda lihat di sana. Changi Museum adalah satu-satunya tempat wisata kelam di Singapura. Para tahanan yang mendekam di sana kabarnya mendapat siksaan dan kehidupan yang tak layak. Traveler pun mungkin tak menduga, ada tempat seperti ini di Singapura.
Halaman 2 dari 5












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Potret IKN Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Berkelanjutan, Jadi Ibu Kota 2028