8 Negara Mungil Paling Aneh di Dunia (1)
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Negara Mungil

8 Negara Mungil Paling Aneh di Dunia (1)

- detikTravel
Jumat, 29 Agu 2014 13:30 WIB
8 Negara Mungil Paling Aneh di Dunia (1)
(Kevin Baugh/CNN)
Jakarta -

Apa yang ada di pikiran Anda saat mendengar kata "negara mungil"? Nah, selain Monaco dan Vatikan, masih ada banyak negara mungil lainnya. Bedanya, yang ini unik dan anehnya tiada dua.

Ternyata, tidak sebegitu sulitnya membuat sebuah negara. Setidaknya itulah yang ada di pikiran para 'pemilik' negara kecil nan unik ini. Mengklaim kawasan, kemudian membuat peraturan, stempel dan aneka kepentingan 'negara' sendiri, lalu jadilah sebuah negara mungil.

Negara mini, atau micronesian, banyak dibuat oleh orang-orang yang memiliki prinsip atau kepentingan tertentu. Serta, bisa jadi objek wisata berbeda untuk para traveler. Disusun detikTravel, Jumat (29/8/2014) inilah 8 negara mungil yang paling unik di dunia, bagian pertama:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Republik Molossia

(Kevin Baugh/CNN)
Berawal dari mimpi seorang anak laki-laki yang ingin punya kerajaan. Terbentuklah Republik Molossia yang dimiliki oleh Yang Mulia, Presiden Kevin Baugh. Pria ini pertama kali mematok kawasannya menjadi sebuah kerajaan pada tahun 1990an di Nevada, AS.

Traveler bisa masuk ke 'negara mini' ini gratis, dari tanggal 15 April sampai 15 Oktober saja setiap tahunnya. Di dalam Republik Molossia, traveler bisa berkeliling di taman, menengok kantor pos, bar dan lainnya. Penasaran?

2. Republik Kugelmugel

(Peter Gugerell/Creative Commons)
Tak terima harus membongkar rumah berbentuk bola, seorang seniman asal Austria pun memaksa memerdekakan rumahnya. Ia meminta kemerdekaannya, menolak bayar pajak dan mulai membuat stempel pos sendiri.

Bukannya disetujui, tindakannya malah berujung penjara. Ia mendapat surat tahanan dan diasingkan. Sementara itu, rumahnya, alias Republik Kugelmugel bisa didatangi dan dipandangi dari luar pagar. Bagaimanapun, 'negara mungil' yang ada di Prater Park, Wina, Austria ini jadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang ke sana.

3. Freetown Christiania

(Kieran Lynam/Creative Commons)
Satu lagi negara yang mengaku daerahnya sendiri adalah Freetown Christiania. Negara mungil ini berada di Copenhagen, dan dulunya merupakan barak militer pada tahun 1971. Setelah jadi barak, kawasan ini jadi tempat jual beli ganja yang terkenal sampai tahun 2004.

Sekarang, Freetown Christiania diisi oleh 1.000 penduduk yang mengaku pecinta damai. Mereka tinggal dan membayar uang sewa (tinggal di sana) kepada komuni. Di dalam barak, terdapat sekolah, perumahan dan bisnis kecil-kecilan. 'Negara mini' ini telah legal mulai tahun 2011 lalu.

4. Free Republic of Alcatraz

(Eleondra Elbanese)
Inilah resor yang diam-diam menjadi negara mini. Resor/negara ini punya nota bank, paspor, bendera dan cap negara sendiri. Pendirinya adalah penulis, sekaligus aktor dan sutradara asal Italia bernama Jacopo Fo.

Negara ini berada di kawasan hutan antara Gubbio dan Peruggia. Negara ini didirikan karena protes atas degradasi sosial Italia yang tengah diperintah oleh Silvio Berlusconi. Kini Free Republic of Alcatraz merupakan rumah bagi para orang free thinker. Di sana, traveler bisa mengunjungi museum, restoran dan pusat edukasi yang penuh dengan workshop, salah satunya yoga.
Halaman 2 dari 5
Berawal dari mimpi seorang anak laki-laki yang ingin punya kerajaan. Terbentuklah Republik Molossia yang dimiliki oleh Yang Mulia, Presiden Kevin Baugh. Pria ini pertama kali mematok kawasannya menjadi sebuah kerajaan pada tahun 1990an di Nevada, AS.

Traveler bisa masuk ke 'negara mini' ini gratis, dari tanggal 15 April sampai 15 Oktober saja setiap tahunnya. Di dalam Republik Molossia, traveler bisa berkeliling di taman, menengok kantor pos, bar dan lainnya. Penasaran?

Tak terima harus membongkar rumah berbentuk bola, seorang seniman asal Austria pun memaksa memerdekakan rumahnya. Ia meminta kemerdekaannya, menolak bayar pajak dan mulai membuat stempel pos sendiri.

Bukannya disetujui, tindakannya malah berujung penjara. Ia mendapat surat tahanan dan diasingkan. Sementara itu, rumahnya, alias Republik Kugelmugel bisa didatangi dan dipandangi dari luar pagar. Bagaimanapun, 'negara mungil' yang ada di Prater Park, Wina, Austria ini jadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang ke sana.

Satu lagi negara yang mengaku daerahnya sendiri adalah Freetown Christiania. Negara mungil ini berada di Copenhagen, dan dulunya merupakan barak militer pada tahun 1971. Setelah jadi barak, kawasan ini jadi tempat jual beli ganja yang terkenal sampai tahun 2004.

Sekarang, Freetown Christiania diisi oleh 1.000 penduduk yang mengaku pecinta damai. Mereka tinggal dan membayar uang sewa (tinggal di sana) kepada komuni. Di dalam barak, terdapat sekolah, perumahan dan bisnis kecil-kecilan. 'Negara mini' ini telah legal mulai tahun 2011 lalu.

Inilah resor yang diam-diam menjadi negara mini. Resor/negara ini punya nota bank, paspor, bendera dan cap negara sendiri. Pendirinya adalah penulis, sekaligus aktor dan sutradara asal Italia bernama Jacopo Fo.

Negara ini berada di kawasan hutan antara Gubbio dan Peruggia. Negara ini didirikan karena protes atas degradasi sosial Italia yang tengah diperintah oleh Silvio Berlusconi. Kini Free Republic of Alcatraz merupakan rumah bagi para orang free thinker. Di sana, traveler bisa mengunjungi museum, restoran dan pusat edukasi yang penuh dengan workshop, salah satunya yoga.

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads