8 Negara Mungil Paling Aneh di Dunia (2)
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Negara Mungil

8 Negara Mungil Paling Aneh di Dunia (2)

- detikTravel
Jumat, 29 Agu 2014 16:49 WIB
8 Negara Mungil Paling Aneh di Dunia (2)
(CNN)
Jakarta - Apa yang ada di pikiran Anda saat mendengar kata 'negara mungil'? Nah, selain Monaco dan Vatikan, masih ada banyak negara mungil lainnya. Bedanya, yang ini unik dan anehnya tiada dua.

Ternyata, tidak sebegitu sulitnya membuat sebuah negara. Setidaknya itulah yang ada di pikiran para 'pemilik' negara kecil nan unik ini. Mengklaim kawasan, kemudian membuat peraturan, stempel dan aneka kepentingan 'negara' sendiri, lalu jadilah sebuah negara mungil.

Negara mini, atau micronesian, banyak dibuat oleh orang-orang yang memiliki prinsip atau kepentingan tertentu. Serta, bisa jadi objek wisata berbeda untuk para traveler.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untungnya negara-negara ini tidak dianggap sebagai pemberontak oleh negara sungguhan dimana 'negara mungil' ini berada. Disusun detikTravel, Jumat (29/8/2014) inilah 8 negara mungil yang paling unik di dunia, bagian kedua:

5. Principality of Hutt River

(CNN)
Inilah mikronesian atau negara mungil satu-satunya yang tertera di Google Maps. Boleh jadi Australia tidak menyadari adanya negara mungil ini, tapi dunia sadar, setidaknya Google. Negara ini tidak mau membayar pajak ke pemerintahan Australia, sebagai ganti, mereka memberikan hadiah saja.

Di dalam negara ini, ada hasil karya seni 'kerajaan', bisa bermain golf dan kemping. Untuk masuk ke sini, paspor Anda harus dicap dengan biaya Rp 22 ribu. Hutt River berada di dalam Negara Bagian Western Australia.

6. Akhziv Land

(CNN)
Adalah negara mungil di Timur Tengah yang bernama Akhziv Land, yang tidak pernah terkena konflik militer. Seorang Yahudi kelahiran Iran bernama Eli Avivi mendirikan tenda di reruntuhan desa di Akhziv, Israel pada tahun 1952.

Ia pun menyatakan kawasan itu sebagai tanah yang merdeka meski pemerintahan ingin membongkar dengan alasan ilegal. Ternyata, Eli memenangkan sengketa dan berhasil membuat negara mungil sendiri terutama untuk mereka yang ingin merdeka dari pemerintahan. Telah 40 tahun jadi negara mungil, kawasan ini tetap jadi objek wisata menarik bagi turis.

Ada beberapa ruang penginapan, tempat kemping, dan pemandangan indah menghadap Lebanon, atau Gelilee dan Mediterania dari negara mungil ini. Masuk ke sini, dikenai biaya Rp 300 ribu per malam.

7. Republik Naminara

(CNN)
Di Asia, tepatnya di Korea Selatan, ada juga negara mungil yang bisa Anda kunjungi. Namanya Republik Naminara, buatan seorang pria bernama Kang Woo Hyon. Tahun 2006, ia mendeklarasikan diri dan kawasannya untuk mendapat kebebasan kebudayaan dari Korea Utara.

Sang presiden, Kang Woo Hyon sendiri, membangun galeri seni, museum, tempat pertunjukan dan hotel di sana. Selain negara mini, ini juga merupakan sebuah resor. Setidaknya ada 2 juta orang yang datang ke sini setiap tahunnya. Rp 120 ribu jadi biaya masuk negara itu dan butuh paspor untuk masuk ke sana. Sekali jadi penduduk, Anda bisa mendapat perangko, koin dan kartu telepon untuk digunakan di sana.

8. Republik Uzupis

(CNN)
Di Lithuania, ada negara mungil yang bernama Republik Uzupis. Negara mungil ini menjadi tempat berkumpulnya para seniman. Di sana, ada sekitar 1.000 dari 7.000 penduduknya merupakan seniman. Kental dengan nuansa seni, negara mungil ini memiliki pusat seni, salah satunya bohemian.

Tidak perlu biaya untuk masuk ke sini alias gratis. Jika kebetulan liburan ke sini, jangan lupa tengok galeri seni dan Constitution Wall of Uz yang berisi kata-kata mutiara.
Halaman 2 dari 5
Inilah mikronesian atau negara mungil satu-satunya yang tertera di Google Maps. Boleh jadi Australia tidak menyadari adanya negara mungil ini, tapi dunia sadar, setidaknya Google. Negara ini tidak mau membayar pajak ke pemerintahan Australia, sebagai ganti, mereka memberikan hadiah saja.

Di dalam negara ini, ada hasil karya seni 'kerajaan', bisa bermain golf dan kemping. Untuk masuk ke sini, paspor Anda harus dicap dengan biaya Rp 22 ribu. Hutt River berada di dalam Negara Bagian Western Australia.

Adalah negara mungil di Timur Tengah yang bernama Akhziv Land, yang tidak pernah terkena konflik militer. Seorang Yahudi kelahiran Iran bernama Eli Avivi mendirikan tenda di reruntuhan desa di Akhziv, Israel pada tahun 1952.

Ia pun menyatakan kawasan itu sebagai tanah yang merdeka meski pemerintahan ingin membongkar dengan alasan ilegal. Ternyata, Eli memenangkan sengketa dan berhasil membuat negara mungil sendiri terutama untuk mereka yang ingin merdeka dari pemerintahan. Telah 40 tahun jadi negara mungil, kawasan ini tetap jadi objek wisata menarik bagi turis.

Ada beberapa ruang penginapan, tempat kemping, dan pemandangan indah menghadap Lebanon, atau Gelilee dan Mediterania dari negara mungil ini. Masuk ke sini, dikenai biaya Rp 300 ribu per malam.

Di Asia, tepatnya di Korea Selatan, ada juga negara mungil yang bisa Anda kunjungi. Namanya Republik Naminara, buatan seorang pria bernama Kang Woo Hyon. Tahun 2006, ia mendeklarasikan diri dan kawasannya untuk mendapat kebebasan kebudayaan dari Korea Utara.

Sang presiden, Kang Woo Hyon sendiri, membangun galeri seni, museum, tempat pertunjukan dan hotel di sana. Selain negara mini, ini juga merupakan sebuah resor. Setidaknya ada 2 juta orang yang datang ke sini setiap tahunnya. Rp 120 ribu jadi biaya masuk negara itu dan butuh paspor untuk masuk ke sana. Sekali jadi penduduk, Anda bisa mendapat perangko, koin dan kartu telepon untuk digunakan di sana.

Di Lithuania, ada negara mungil yang bernama Republik Uzupis. Negara mungil ini menjadi tempat berkumpulnya para seniman. Di sana, ada sekitar 1.000 dari 7.000 penduduknya merupakan seniman. Kental dengan nuansa seni, negara mungil ini memiliki pusat seni, salah satunya bohemian.

Tidak perlu biaya untuk masuk ke sini alias gratis. Jika kebetulan liburan ke sini, jangan lupa tengok galeri seni dan Constitution Wall of Uz yang berisi kata-kata mutiara.

(shf/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads