Suku di Pakistan Ini Berwajah Orang Eropa

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Suku Unik

Suku di Pakistan Ini Berwajah Orang Eropa

- detikTravel
Kamis, 04 Sep 2014 10:10 WIB
Suku di Pakistan Ini Berwajah Orang Eropa
Suku Khalasha di Pakistan yang berwajah Eropa (CNN)
Chitral - Di Chitral, Pakistan, ada suku cinta damai yang memiliki wajah unik. Alih-alih berwajah seperti India, mereka berwajah campuran bule, seperti orang Eropa. Dari mana asalnya?

Terlepas dari konflik yang ada di Pakistan, mari tengok salah satu suku unik yang ada di sana. Berada di Distrik Chitral, Provinsi Khyber-Pakhtunkhwa, Pakistan, hidup sebuah suku bernama Kalasha yang jumlah penduduknya sekitar 3.000 orang.

Suku yang tinggal di desa pedalaman yang sulit dijangkau ini memiliki wajah yang unik yaitu seperti bule Eropa. Dari CNN, Kamis (4/9/2014), mereka berwajah demikian karena memang memiliki keturunan Eropa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dahulu, pasukan Iskandar yang Agung (Alexander the Great) mendatangi kawasan ini, dan mengawini para wanitanya. Tak heran jika ada keturunannya yang berwajah Kaukasian. Wajah 'bule' ini masih ada sampai sekarang, dan menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan.

Selain wajahnya yang kebarat-baratan, masyarakat suku Kalasha juga punya cara hidup yang santai dan menyenangkan. Tidak ada peperangan antar suku atau agama, mereka lebih memilih hidup dalam damai, kehangatan, dan kebahagiaan.

Mereka percaya akan berkat yang diberikan oleh arwah para leluhur. Di desa, terdapat beberapa altar persembahan untuk para arwah suci tersebut. Sedangkan untuk menjaga kesucian tanah, para wanita yang sedang haid dan hamil tidak boleh berada di desa, melainkan diasingkan di tepian desa dalam sebuah rumah.

Memiliki banyak pikiran positif, para wanita ini tidak merasa diasingkan. Karena, menurut mereka, 'pengasingan' ini adalah waktu yang tepat untuk bersantai. Di sana, mereka mengobrol, bergosip dan bercanda sepanjang waktu. Tak ada yang merasa dirugikan!

Seperti kebanyakan suku asli, mereka juga banyak mengadakan festival. Dalam festival, mereka memakai pakaian adat yang terbaik. Juga, menghabiskan waktu bersenang-senang seperti menari dan menyanyi bersama, atau berbincang hingga larut malam.

Karena sudah makin panjang garis keturunannya, kini tidak semua anak berwajah Eropa. Namun, masih ada kemungkinan gen yang diturunkan oleh orangtua mereka. Andapun masih bisa melihat sendiri perpaduan Eropa di Asia.

(shf/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads