Terlepas dari konflik yang ada di Pakistan, mari tengok salah satu suku unik yang ada di sana. Berada di Distrik Chitral, Provinsi Khyber-Pakhtunkhwa, Pakistan, hidup sebuah suku bernama Kalasha yang jumlah penduduknya sekitar 3.000 orang.
Suku yang tinggal di desa pedalaman yang sulit dijangkau ini memiliki wajah yang unik yaitu seperti bule Eropa. Dari CNN, Kamis (4/9/2014), mereka berwajah demikian karena memang memiliki keturunan Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain wajahnya yang kebarat-baratan, masyarakat suku Kalasha juga punya cara hidup yang santai dan menyenangkan. Tidak ada peperangan antar suku atau agama, mereka lebih memilih hidup dalam damai, kehangatan, dan kebahagiaan.
Mereka percaya akan berkat yang diberikan oleh arwah para leluhur. Di desa, terdapat beberapa altar persembahan untuk para arwah suci tersebut. Sedangkan untuk menjaga kesucian tanah, para wanita yang sedang haid dan hamil tidak boleh berada di desa, melainkan diasingkan di tepian desa dalam sebuah rumah.
Memiliki banyak pikiran positif, para wanita ini tidak merasa diasingkan. Karena, menurut mereka, 'pengasingan' ini adalah waktu yang tepat untuk bersantai. Di sana, mereka mengobrol, bergosip dan bercanda sepanjang waktu. Tak ada yang merasa dirugikan!
Seperti kebanyakan suku asli, mereka juga banyak mengadakan festival. Dalam festival, mereka memakai pakaian adat yang terbaik. Juga, menghabiskan waktu bersenang-senang seperti menari dan menyanyi bersama, atau berbincang hingga larut malam.
Karena sudah makin panjang garis keturunannya, kini tidak semua anak berwajah Eropa. Namun, masih ada kemungkinan gen yang diturunkan oleh orangtua mereka. Andapun masih bisa melihat sendiri perpaduan Eropa di Asia.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru