Gara-gara John Lennon, Tembok Kotor di Praha Jadi Objek Wisata

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Ceko

Gara-gara John Lennon, Tembok Kotor di Praha Jadi Objek Wisata

- detikTravel
Rabu, 24 Sep 2014 17:40 WIB
Gara-gara John Lennon, Tembok Kotor di Praha Jadi Objek Wisata
Lennon Wall di Praha (Indra/detikTravel)
Jakarta - Tembok kotor penuh corat-coret, pasti tidak disukai wisatawan. Tapi beda ceritanya di Praha, Republik Ceko. Sebuah tembok penuh graffiti malah menjadi objek wisata karena bertemakan John Lennon, vokalis The Beatles.

Inilah Lennon Wall, sebuah tembok di Jalan Velkoprevorske Namesti, Praha. Ini adalah sebuah jalan buntu dengan dengan Charles Bridge, jembatan yang terkenal di Praha.

Letaknya memang agak tersembunyi. Tapi wisatawan bisa bertanya pada orang, dan pasti akan ditunjukan. detikTravel mendatangi kawasan ini pada pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemandu saya mengatakan ini adalah destinasi wajib para penggemar The Beatles. Merekalah yang membuat tempat yang tampak biasa ini menjadi terkenal di dunia.

Bagaimana tidak biasa, secara sepintas memang ini hanya tembok penuh graffiti belaka. Namun tema graffiti ini yang membuat ini menarik karena khusus mengenai John Lennon.

Ketika berada di sana, saya melihat beberapa wisatawan berfoto dan menaruh bunga untuk mengenang John Lennon. Sementara, graffitinya banyak bertemakan perdamaian, cinta, The Beatles dan John Lennon itu sendiri.

Di Lennon Wall juga banyak sekali kertas-kertas yang ditempelkan. Kertas-kertas itu juga berisi pesan beraneka macam. Ada yang menyebutkan nama wisatawan dan dari negara mana mereka berasal. Ada juga yang menuliskan pesan-pesan cinta atau puisi.

Dari berbagai sumber yang dihimpun detikTravel, sejarah tembok ini sudah dimulai sejak 1980-an. Saat itu para mahasiswa yang anti pemerintah komunis di Republik Ceko mencorat-coret tembok dengan tema John Lennon. Tak jarang aksi corat-coret berujung ribut dengan aparat.

John Lennon dianggap pemerintah komunis Ceko sebagai bentuk kapitalisme. Aparat berulang kali mengecat tembok itu, namun anak muda Ceko tidak kapok.

Namun kini, seiring arus politik di Republik Ceko berubah, Lennon Wall pun berubah menjadi objek wisata. Semua orang kini bebas mengaspirasikan pesan cinta dan perdamaian di tembok itu.

(fay/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads