Dia de Los Muertos sebenarnya merupakan tradisi yang berasal dari Meksiko dan dirayakan tiap awal bulan November. Namun, tradisi seperti itu rupanya juga ada di beberapa negara di kawasan Amerika seperti Venezuela, Chile, Ekuador hingga AS. Khusus di AS, Dia de Los Muertos dulunya dibawa oleh para penduduk pendatang dari Meksiko dan kini sudah diikuti oleh para warga AS.
Dilansir dari CNN Travel, Rabu (29/10/2014) Dia de Los Muertos di Negeri Paman Sam baru saja berlangsung pada Sabtu (25/10) pekan lalu. Tepatnya diselenggarakan di La Vista Memorial Park, National City, San Diego, California.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya orang dewasa saja, anak-anak kecil juga ikut memeriahkan Festival Kematian yang dimulai dari pukul 12.00 siang sampai 21.00 malam waktu setempat itu. Beberapa orang pun mengecat wajah dengan gambar tengkorak dan memberi warna-warna cerah untuk hiasan. Namun tetap saja, Anda mungkin sedikit merinding melihatnya.
Inilah yang jadi ciri khas Dia de Los Muertos, penuh dengan pernak-pernik tengkorak di mana-mana. Tapi rupanya, tengkorak-tengkorak itu bukan untuk menakuti-nakuti atau membuat suasana menjadi horor, melainkan menjadi suatu penghormatan bagi seseorang yang telah meninggal dan mengingatkan yang masih hidup tentang kematian.
Mereka yang datang ke sana juga membersihkan kuburan-kuburan keluarganya. Ada yang mencabut rumput dan memberikan hiasan bunga. Bagi masyarakat Meksiko sendiri, Dia de Los Muertos dianggap tradisi yang luhur dan masih dilangsungkan hingga kini.
Tahun depan, rencananya Festival Kematian bakal kembali diselenggarakan di La Vista Memorial Park. Berminat datang?
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong