Pertama kali tiba di Georgetown, Pulau Penang, saya mendapat informasi bahwa museum kamera ada di Lebuh Muntri alias Jalan Muntri. Sampai di sekitar lokasi, seorang warga keturunan China mengarahkan saya ke Jalan Lam Wah Ee.
Bingung? Tentu saja, sebab nama jalan yang terakhir disebut tidak ada di peta. Namun dengan keyakinan bahwa orang tersebut tidak berbohong, saya menurut saja. Di ujung jalan yang ditunjuk, ternyata benar. Tertulis di papan petunjuk, ini adalah Jalan Muntri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalan Muntri merupakan nama resmi untuk saat ini, konon diambil dari jabatan seorang tokoh, yakni Menteri Laut Ngah Ibrahim. Namun sebelumnya, jalan yang terletak di permukiman warga keturunan Tionghoa ini memang bernama Jalan Lam Wah Ee, diambil dari nama rumah sakit gratis yang pernah berdiri di jalan tersebut.
"Rumah sakit tersebut hancur pada perang dunia kedua, dan kemudian dipindah lokasinya," kata Protein, yang pada hari berikutnya mengantarkan rombongan saya ke Jalan Muntri.
Bukan cuma Jalan Muntri yang punya lebih dari satu nama. Hampir semua jalan yang ada di kota tua George Town mempunyai sebutan berbeda-beda. Rata-rata, tiap jalan mempunyai sedikitnya 3 nama yakni nama China, nama Tamil, dan nama Inggris atau nama Melayu.
"Sampai sekarang nama-nama tersebut masih digunakan, dan itu menjadi masalah tersendiri bagi kami terutama kalau ada turis naik taksi. Nama jalan bisa berbeda-beda tergantung sopirnya dari etnis apa," tutur Protein.
(sst/sst)











































Komentar Terbanyak
Viral di Medsos, Peserta Tur Asal Madiun Diduga Kabur Saat Liburan ke Korea Selatan
Naik Tiga Tingkat! Indonesia Kini di Posisi ke-2 Destinasi Ramah Muslim
Kronologi Peserta Tur Asal Madiun Kabur dari Rombongan di Korea Selatan