Saint Malo -
Sebuah kota kecil di Prancis punya keunikan yang mungkin juga aneh. Saat air surut, kawasan ini seperti kota pesisir dengan bibir pantai nan cantik. Saat pasang, air lautnya seperti membuat kota ditimpa bencana.
Adalah Saint Malo, sebuah kota yang dilindungi dinding di Prancis. Kota ini menawarkan berbagai keunikan yang terlalu sayang dilewatkan. Dari BBC, Selasa (16/12/2014) inilah 5 kondisi kontras yang bisa ditemui di Saint Malo:
1. Ombak seperti ingin menelan kota
(Damien Meyer/Getty Images)
|
Sebaiknya, jangan keluar ruangan saat ombak pasang di kota ini. Masalahnya, kota ini punya ombak yang paling tinggi di seantero Eropa. Meski sudah dilindungi pondasi yang tinggi, tetap saja ombak menyembur dengan hebatnya ke tepian daratan.
Padahal, ada banyak restoran dan hotel yang berdiri dengan manisnya tidak jauh dari tepian air. Namun warga setempat sama sekali tidak merasa terganggu dengan keadaan ini. Mereka hanya menghindari tepian air saat sedang pasang. Dalam kondisi seperti ini, Saint Malo seperti sedang ditimpa bencana.
2. Laut pasang dalam hitungan menit
(Hana Schank/BBC)
|
Memang tidak selamanya air laut di sini pasang dan seperti akan memakan kota. Tapi, momen saat dari surut ke pasang sangatlah cepat. Para wisatawan kerap diimbau agar hati-hati dengan air pasang.
Dari surut ke pasang bisa hanya mengambil waktu beberapa menit saja. Seorang karyawan hotel setempat mengatakan datangnya air pasang seperti orang yang sedang berjalan cepat.
3. Bibir pantai yang lebar
(Hana Schank/BBC)
|
Setelah merasakan bencana dengan air yang pasang, ada juga surga yang bisa ditemui di sini. Saat surut, bibir pantainya sangatlah lebar.
Saking lebarnya, butuh beberapa km berjalan kaki dahulu untuk mencapai pantai. Saat laut sedang surut, Saint Malo menjadi tempat yang sangat ramah untuk dikunjungi wisatawan.
4. Aneka permainan pantai
(Hana Schank/BBC)
|
Saat surut, wisatawan dan warga langsung berbondong-bondong ke pantai. Di sana, tak hanya bisa bermain pasir atau air saja, tapi juga bisa mencoba aneka permainan pantai.
Salah satu yang asyik adalah gokart tenaga angin. Jadi seperti mobil gokart tapi dengan layar agar ada angin yang bisa mendorong mobil. Asyik ya!
5. Benteng di tengah laut
(Hana Schank/BBC)
|
Kala air sedang pasang, Fort National terlihat seperti mustahil dijangkau. Ini karena benteng berada di tengah laut, saat sedang pasang.
Tapi sekali air laut surut, benteng ini pun bisa diakses. Banyak wisatawan yang datang dan menjelajah benteng. Saat surut, barulah terlihat bagaimana bentuk asli benteng tersebut.
Sebaiknya, jangan keluar ruangan saat ombak pasang di kota ini. Masalahnya, kota ini punya ombak yang paling tinggi di seantero Eropa. Meski sudah dilindungi pondasi yang tinggi, tetap saja ombak menyembur dengan hebatnya ke tepian daratan.
Padahal, ada banyak restoran dan hotel yang berdiri dengan manisnya tidak jauh dari tepian air. Namun warga setempat sama sekali tidak merasa terganggu dengan keadaan ini. Mereka hanya menghindari tepian air saat sedang pasang. Dalam kondisi seperti ini, Saint Malo seperti sedang ditimpa bencana.
Memang tidak selamanya air laut di sini pasang dan seperti akan memakan kota. Tapi, momen saat dari surut ke pasang sangatlah cepat. Para wisatawan kerap diimbau agar hati-hati dengan air pasang.
Dari surut ke pasang bisa hanya mengambil waktu beberapa menit saja. Seorang karyawan hotel setempat mengatakan datangnya air pasang seperti orang yang sedang berjalan cepat.
Setelah merasakan bencana dengan air yang pasang, ada juga surga yang bisa ditemui di sini. Saat surut, bibir pantainya sangatlah lebar.
Saking lebarnya, butuh beberapa km berjalan kaki dahulu untuk mencapai pantai. Saat laut sedang surut, Saint Malo menjadi tempat yang sangat ramah untuk dikunjungi wisatawan.
Saat surut, wisatawan dan warga langsung berbondong-bondong ke pantai. Di sana, tak hanya bisa bermain pasir atau air saja, tapi juga bisa mencoba aneka permainan pantai.
Salah satu yang asyik adalah gokart tenaga angin. Jadi seperti mobil gokart tapi dengan layar agar ada angin yang bisa mendorong mobil. Asyik ya!
Kala air sedang pasang, Fort National terlihat seperti mustahil dijangkau. Ini karena benteng berada di tengah laut, saat sedang pasang.
Tapi sekali air laut surut, benteng ini pun bisa diakses. Banyak wisatawan yang datang dan menjelajah benteng. Saat surut, barulah terlihat bagaimana bentuk asli benteng tersebut.
(sst/sst)
Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong