Rasanya sulit untuk percaya akan keberadaan Salar de Uyuni di Bolivia. Dilansir oleh detikTravel dari CNN, Senin (12/1/2015) lembah garam terbesar di dunia ini punya lanskap yang begitu unik dan tidak biasa.
Bolivia memang punya banyak keindahan yang akan memanjakan para traveler pencinta alam. Mulai dari hutan hujan Amazon, sampai trekking ke Pegunungan Andes. Namun dari semuanya, tidak ada yang menyaingi keindahan Salar de Uyuni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam waktu tiga hari perjalanan, Anda dapat melihat pemandangan gurun pasir seperti dalam lukisan 'Salvador Dali' yang nyentrik. Pada waktu tertentu, Anda bahkan dapat melihat langit dan lembah garam 'menyatu' tanpa ada garis pembatas.
Saat padang garam digenangi air tipis, traveler yang lewat pun seakan berdiri di atas air. Kehadiran burung flamingo yang ada pun turut mempercantik lansekap yang ada.
Pada umumnya, traveler yang ingin berkunjung ke Salar de Uyuni memulai perjalanan dari Desa Uyuni, dan menutup perjalanan di San pedro de Atacama di perbatasan Chili.
Jika tertarik dan ingin mencoba, Anda bisa mencoba paket wisata yang ditawarkan Cordiella Traveller. Anda akan dibawa menuju ke Salar de Uyuni dengan Jeep 4X4. Harganya pun sekitar USD 185, atau Rp 2,3 juta sekali jalan, sudah termasuk makanan dan akomodasi.
Sekalian berkunjung ke Salar de Uyuni di Bolivia, sekalian juga menginap di hotel garam Palacio de Sal. Selain terletak di Bolivia, bagian hotel ini juga dibuat dari garam secara keseluruhan.
(ptr/ptr)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong