Kenapa begitu? Tidak lain dan tidak bukan karena lukisan-lukisan yang ada di bagian atap jembatan yang berdiri di atas Sungai Reuss ini. Di atap bagian dalam jembatan, ada area segitiga yang dilukis dengan aneka pose "Great Reaper" atau malaikat pencabut nyawa.
Dari situs resmi pariwisata Luzern, Rabu (4/2/2015) setidaknya ada 67 lukisan yang berjejer di atap jembatan. Lukisan-lukisan ini memiliki tema utama yaitu "Dance of Death" atau tarian kematian. Di mana sang Malaikat Kematian akan mengajak siapa saja menari sambil pelan-pelan menyabut nyawa mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan sekadar jembatan, Spreuer Bridge juga merupakan benteng untuk pertahanan dari musuh. Jembatan ini selesai dibangun pada tahun 1408 dan pernah beberapa kali hancur karena badai.
Pengunjung yang datang bukan hanya ingin menikmati pemandangan di sekelilingnya saja. Tapi juga meneliti lukisan-lukisan mengerikan yang ada di atap jembatan. Tertarik ke sana?
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong