Jurnal ilmiah berjudul 'Walk on The Wilde Side: Estimating the Global Magnitude of Visits to Protected Areas', yang diterbitkan PLOS Biology mengungkapkan penelitian di 6 benua di dunia, tidak termasuk Antartika. Di situ terungkap bahwa kunjungan wisatawan ke taman nasional dan cagar alam lainnya menghasilkan USD 600 juta (Rp 7,7 triliun) per tahun.
Jumlah tersebut lebih dari biaya yang dibutuhkan untuk memelihara keajaiban alam tersebut yang setiap tahunnya mencapai 10 juta Dollar Amerika (Rp 129 miliar). Jadi, banyaknya wisatawan yang berkunjung memang memberikan dampak positif bagi taman nasional dan cagar alam yang ada di dunia ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
7. Lake District National Park, Inggris
|
(CNN)
|
Banyak pilihan aktivitas yang bisa dilakukan di Lake District, seperti naik perahu, bersepeda, jalan kaki keliling danau, berenang, atau sekedar duduk-duduk menikmati pertunjukan musik klasik sambil minum teh di gedung yang telah disediakan.
8. Peak District, Inggris
|
(CNN)
|
Daya tarik utama Peak Distric adalah Mam Tor, sebuah jalur pejalan kaki sepanjang 4,8 km yang menyajikan pemandangan paling keren di Peak District. Wisatawan juga bisa bersepeda dan mengamati hewan liar yang hidup bebas di kawasan Peak District.
9. Area Rekreasi Nasional Golden Gate, AS
|
(CNN)
|
Terdapat 1.273 spesies flora dan fauna yang hidup di Golden Gate. Wisatawan bisa melihat tanaman dan hewan apapun yang diinginkan serta bisa menikmati pemandangan laut yang menawan dari Cliff House atau rumah yang berada di pinggir tebing.
10. Area Rekreasi Nasional Lake Mead, AS
|
(CNN)
|
Taman nasional ini menjadi rumah bagi ribuan flora dan fauna yang hidup di kawasan gurun. Selain bisa untuk mengamati berbagai kehidupan di sana, Lake Mead juga sangat cocok untuk bersantai naik perahu, memancing, hiking, piknik dan mengabadikan pemandangan yang ada.
11. Tijuca National Park, Brasil
|
(CNN)
|
Daya tarik utamanya adalah patung Christ de Redeemer yang ada di puncak Gunung Corcovado. Tijuca National Park menjadi tempat tinggal bagi ratusan spesies flora dan fauna. Banyak hewan langka yang masih bertahan hidup di taman nasional ini.
12. Machu Picchu, Peru
|
(CNN)
|
Menurut cerita, Suku Inca membangun situs tersebut sekitar tahun 1450, tetapi kemudian ditinggalkan ketika bangsa Spanyol menjajah Peru. Pemugaran telah dilakukan di situs purbakala ini agar wisatawan bisa mendapat gambaran lebih jelas mengenai bagaimana bentuk asli dari bangunan yang ada di Machu Picchu.
Halaman 2 dari 7










































