Antara Macedonia, India & Bunda Teresa, Ada Hubungan Apa?
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Wisata Perempuan Inspiratif

Antara Macedonia, India & Bunda Teresa, Ada Hubungan Apa?

- detikTravel
Selasa, 21 Apr 2015 15:15 WIB
Antara Macedonia, India & Bunda Teresa, Ada Hubungan Apa?
Museum Bunda Teresa di Skopje, Macedonia (memorialhouseofmotherteresa.org)
Skopje -
Sosok Bunda Teresa sungguh melekat di hati rakyat India dan dunia. Perjalanan hidup perempuan inspiratif ini tentunya patut diteladani. Mengenal lebih dalam, traveler bisa napak tilas ke Macedonia dan India.

Hari Kartini menjadi saat yang tepat untuk mengenang para perempuan yang berpengaruh di dunia, termasuk Bunda Teresa. Bunda Teresa adalah seorang misionaris yang lahir di Macedonia, tetapi menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk tinggal di India.

Bunda Teresa sangat berjasa dalam menolong kaum tidak mampu di India selama puluhan tahun. Perempuan ini melayani masyarakat tidak mampu, sakit serta yatim piatu. Ia mendirikan Missionaries of Charity atau Misionaris Cinta Kasih yang bergerak dibidang kemanusiaan pada tahun 1950 di India.

Bersama dengan anggota Misionaris Cinta Kasih, Bunda Teresa menjalankan misi kemanusiaan di berbagai negara. Seperti, membuat penampungan bagi penderita penyakit HIV/AIDS, sekolah, hingga panti asuhan. Atas kontribusi yang besar di bidang kemanusiaan, Bunda Teresa meraih Nobel Perdamaian pada tahun 1979.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bunda Teresa meninggal dunia pada tahun 1997, tetapi jasa-jasanya masih dikenang hingga sekarang. Sebuah museum yang didedikasikan untuk dirinya pun dibangun di Skopje, Macedonia. Museum Bunda Teresa ini dikenal juga dengan nama Memorial House of Mother Teresa.

Ditengok detikTravel dari situs resminya, Selasa (21/4/2015) Museum Bunda Teresa didirikan di Skopje karena merupakan kampung halaman Bunda Teresa. Wanita berhati emas ini pernah tinggal di sana pada tahun 1910 sampai 1928. Lokasi dibangunnya museum ini juga dulunya merupakan gereja Katolik tempat Bunda Teresa dibaptis.

Museum dibuka tahun 2009 dan langsung menarik rasa penasaran para turis. Pada 3 minggu awal, ada sekitar 12 ribu turis yang berkunjung ke museum. Di sini, traveler bisa melihat berbagai foto, dokumen dan benda lain yang menggambarkan perjalanan hidup Bunda Teresa.

Kain sari, buku doa yang ditulis tangan oleh Bunda Teresa hingga akta kelahirannya pun ada. Berbagai penghargaan yang diraih oleh perempuan ini juga terpajang dengan rapi.

Museum bisa dikunjungi setiap hari sekitar pukul 09.00-20.00 waktu setempat. Biaya masuknya gratis, tetapi bagi turis yang ingin memberikan donasi bisa langsung menghubungi petugas museum.

Selain museum, ada satu lagi tempat yang tepat untuk mengenang sosok perempuan peraih Nobel ini, yaitu Mother House of Missionaries of Charity atau kantor pusat Misionaris Cinta Kasih di Kolkata, India. Komplek kantor ini sekaligus menjadi rumah bagi Bunda Teresa dan beberapa anggota misionaris lainnya.

Dilihat dari situs resmi Bunda Teresa, makam perempuan inspiratif ini juga ada di komplek pusat Misionaris Cinta Kasih. Makam ini sering dikunjungi traveler yang ingin ziarah sambil berdoa atau mencari ketenangan. Selain ziarah ke makam, traveler juga diperbolehkan melihat langsung kamar pribadi Bunda Teresa.

Hanya makam, kamar Bunda Teresa dan kapel saja yang boleh dikunjungi traveler selama berada di kantor pusat Misionaris Cinta Kasih. Saat berkunjung, Anda sebaiknya berpakaian dan berperilaku sopan untuk menghormati Bunda Teresa yang telah tiada.

(krn/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads