detikTravel berkunjung ke sana atas undangan AirAsia Indonesia dan Sabah Tourism Board, pekan lalu. Botanical Garden ini berada di kaki Gunung Kinabalu.
Jika Kota Kinabalu punya musim kering dan basah, Gunung Kinabalu bermusim basah dan sangat basah karenanya hampir tiap pohon di sana ditumbuhi lumut. Tak pelak, Gunung Kinabalu jadi tanki air dan sumber oksigen bagi penduduk serta jadi apotik hidup yang relatif lengkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan kulit pohon pelawan (Tristaniopsis bilocularis) yang dikenal juga dengan julukan naked tree karena pokok pohonnya nyaris telanjang, ampuh mengusir nyamuk. Ada juga rumput payung (Cyperus alternifolius) yang air rebusannya digunakan untuk mencegah kehamilan dan obat malaria.
Getah batang pisang hutan (Musa acuminata) untuk obat luka dan obat tersiram air panas. Sedangkan bulu berwarna cokelat mirip bulu orangutan di pokok pohon pakis (Cibotium arachnoideum) dipakai sebagai pengganti kapasβpengoles obat luka dan isi kasur.
Seturun dari Kinabalu Park, tempat yang bisa disinggahi adalah Bukit Kundasang. Di sini ada puluhan kios yang menjual sayur-sayuran dan buah-buahan segar, mirip Puncak di tahun 1980-an. Pastikan ada hasil bumi khas Sabah berikut masuk dalam tas belanja Anda: bambangan (mirip mangga kweni), manggis hutan, kubis, dan asparagus. Kundasang adalah pemasok sayur-sayuran bagi seluruh Sabah, bahkan tiap tahun diadakan pesta sayur-sayuran di sini.
Sedangkan, Climbathon merupakan perhelatan besar tahunan di Kinabalu sejak 1987. Selama dua hari, ratusan pelari akan berlari dari kaki gunung hingga puncak Gunung Kinabalu lalu turun lagi dan berakhir Kundasang dengan total jarak 42 km. Rekor tercepat saat ini dipegang pelari Jepang dalam waktu 4 jam 11 menit. Climbathon tahun ini akan digelar 17-18 Oktober 2015.
(fay/fay)











































Komentar Terbanyak
Viral di Medsos, Peserta Tur Asal Madiun Diduga Kabur Saat Liburan ke Korea Selatan
Naik Tiga Tingkat! Indonesia Kini di Posisi ke-2 Destinasi Ramah Muslim
Korsel untuk Pertama Kalinya Keluarkan Peringatan Darurat Gelombang Panas