Bisa Beli Daging Kanguru di Queen Victoria Market, Melbourne

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Australia

Bisa Beli Daging Kanguru di Queen Victoria Market, Melbourne

- detikTravel
Senin, 11 Mei 2015 07:40 WIB
Bisa Beli Daging Kanguru di Queen Victoria Market, Melbourne
Jual daging kanguru lho! (Andi Saputra/detikTravel)
Melbourne - Pasar tradisional Queen Victoria Market di Melbourne, Australia sangat nyaman untuk wisatawan berbelanja. Tidak hanya suvenir yang dijual pasar tertua Negara bagian Victoria itu, daging kanguru juga ada!

Pasar yang beralamat di Elizabeth Street 513 itu dibangun pada 1878 dan terus dipertahankan sampai sekarang keaslian gedungnya. Gedung utama menjual daging dan ikan. Daging yang dijual beraneka ragam, dari babi, sapi, ayam, hingga buaya dan kanguru. Pada 1929 pasar diperluas dengan membangun bangunan baru yang diperuntukan menjual keju, anggur atau roti.

"Kadang mereka juga menjual daging onta," kata pemandu wisata, Jenny Tieppo kepada detikTravel saat mengunjungi pasar itu atas undangan Melbourne Tourism, Indonesia AirAsiaX dan Tune Hotels selama sepekan pada awal Mei 2015.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbeda dengan pasar tradisional Indonesia, pasar ini sangatlah bersih dan tidak ada lalat sama sekali. Lantainya pun kering dan tidak becek. Untuk harga, semua sudah harga pas dan tidak ada tawar menawar layaknya pasar tradisional Indonesia.

Kita juga bisa mencari teh terbaik di dunia di pasar ini dengan terlebih dahulu mencoba. Atau yang gemar wine bisa mencoba di salah satu toko di ujung dan membeli per botol mulai AUD 18 (Rp 186 ribu). Bumbu masak ala Yunani juga bisa dapati di pasar ini.

Setelah lelah memilih belanjaan, kita bisa duduk di jalan seputar pasar yang disulap menjadi cafe. Dengan cuaca 15 derajat Celcius, udara terbuka sangat nyaman untuk menikmati suasana pasar yang tertata apik.

Berjalan ke belakang, kita menemukan donat yang cukup terkenal dan dijual di atas mobil dan dikenal dengan jam donat. Konon, jualan dengan mobil itu telah berjalan lebih dari 25 tahun. Soal rasa bisa dibuktikan dengan antrean pengunjung yang cukup panjang untuk membeli donat dengan harga AUS 5,5 (Rp 57 ribu) untuk 5 buah donat. Sambil makan donat di sebuah taman kecil, kita bisa menikmati pengamen yang sangat artistik. Tidak segan pengunjung melontar recehan AUD karena musik yang ditampilkan sangat berkelas.

Di bagian paling belakang adalah pasar cinderamata khas Australia. Dari gantungan kunci, tempelan kulkas, tas, boneka, T-shirt hingga pajangan lainnya. Jangan kaget, beberapa di antaranya penjualnya adalah mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Melbourne atau ada juga yang dari Surabaya. Untuk harga, terbilang lebih murah dibanding dengan tempat cinderamata di toko resmi seperti 10 tempelan kulkas seharga AUD 6 (Rp 62 ribu).

(asp/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads