Prinsipnya, Love Hotel adalah jenis hotel yang dikhususkan untuk bercinta. Tak seperti hotel biasa yang fasilitasnya hanya kasur atau lemari, kamar di Love Hotel punya sex toys dan aneka kostum seksi.
Pada 2009, ada sekitar 30.000 Love Hotel yang menjamur di seantero Jepang. Salah satu kawasan dengan deretan Love Hotel adalah Kabukicho di Kota Tokyo. Sebut saja Hotel Venus, Hotel Sun, Hotel Giardino, Hotel Leoni, dan lain-lain.
Namun sebelum berpikiran lebih jauh, ada beberapa hal yang patut Anda ketahui soal Love Hotel. Dihimpun detikTravel, Kamis (11/9/2015), berikut daftarnya:
1. Hotel untuk bercinta
|
(Fitraya/detikTravel)
|
Tiap Love Hotel menawarkan kamar yang bisa disewa baik untuk 'tidur siang' selama beberapa jam sampai untuk menginap saat malam. Ini merupakan hal biasa di Negeri Matahari Terbit tersebut. Mengutip data CNN, pada 2009 sekitar 1,4 juta warga Jepang mengunjungi Love Hotel tiap harinya.
Fasilitas yang disuguhkan pun tidak biasa. Hampir setiap kamar di Love Hotel punya tema beragam, lengkap dengan sex toys dan aneka kostum. Ada yang liar dengan cambuk dan kulit, atau fantasi lain seperti tema Star Wars atau kastil-kastil Eropa.
2. Booming di Jepang
|
(Fitraya/detikTravel)
|
Eksistensi Love Hotel berakar dari abad ke-19 yakni Ryokan. Ryokan adalah penginapan tradisional Jepang di zaman feodal yang disewakan beberapa jam saja. Tradisi berlanjut di era Perang Dunia II dan menjadi hotel modern pada 1950-an dan 1960-an.
Ketika kondisi ekonomi membaik tahun 1970-an, love hotel mulai diisi dengan barang-barang yang membuat tamu merasa seperti di rumah. Kemudian, mulailah pemilik hotel bereksperimen dengan kamar hotel sesuai dengan fantasi seks para pengunjungnya.
Satu kamar love hotel bisa disewa 4 kali dalam sehari yakni pagi, siang, petang dan malam. Kamar yang paling murah punya kamar mandi di dalam dengan harga 7.000 Yen (Rp 750 ribu) malam hari, atau 2.000 Yen (Rp 214 ribu) untuk siang hari.
Kamar paling mahal punya seprei mewah, flat TV dengan aneka film porno, game console, cermin di langit-langit untuk berkaca sambil bercinta dan bath tub besar penuh busa. Meski begitu, yang dikedepankan dalam tiap Love Hotel adalah privasi dan kerahasiaan. Pasangan yang mau menyewa love hotel tidak menjumpai karyawan hotel sama sekali. Mereka memilih kamar dari layar display dan ambil kunci kamar di mesin khusus.
3. Desainnya bisa keren juga lho!
|
(hotel-mirage.jp)
|
Spa & Resort Hotel Mirage misalnya, merupakan Love Hotel elit yang cukup bergengsi. Pengunjung yang menginap di sini bisa menikmati servis sauna, karaoke, juga spa. Sementara Petit Hotel Rose Lips berdesain sangat feminin sehingga nyaman untuk wanita.
4. Bisa juga untuk menginap seperti biasa
|
(Youtube)
|
Bule wanita asal Kanada misalnya, sengaja menginap di beberapa Love Hotel. Sharla, begitu nama bule cantik tersebut, menginap di Love Hotel bersama seorang teman perempuannya. Menurut Sharla, menginap di Love Hotel tidak harus bersama pacar. Bersenang-senang bareng teman pun seru!
BACA JUGA: Bule Cantik Ini Hobi Tidur di Hotel Khusus Bercinta Jepang
Halaman 2 dari 5












































Komentar Terbanyak
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok
Hotel Legendaris di Gerbang Malioboro Kembali Beroperasi