Tak perlu jauh-jauh jika ingin mencoba simulasi terjun payung. Di Singapura tepatnya Siloso Beach Walk, Sentosa Island, terdapat iFly Singapore yang merupakan tempat skydiving indoor terbesar dan salah satu yang pertama di dunia.
Karena berada di dalam ruangan, traveler tak perlu kuatir soal cuaca atau pesawat yang melintas. Keamanan pun lebih terjamin karena dipandu petugas berpengalaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alat simulasi skydiving di iFly Singapore punya panjang 17 meter dan lebar 5 meter, setara dengan gedung 5 lantai. iFly Singapore juga punya satu-satunya terowongan angin dengan dinding kaca setinggi 5,5 meter, sehingga traveler bisa melihat langsung pemandangan Laut China Selatan.
Demi kenyamanan traveler, terowongan angin ini dilengkapi pendingin udara dan sangat aman. Tak harus profesional, Anda yang pemula bahkan baru ingin mencoba skydiving bisa melakukannya di sini. Jika sudah terbiasa, Anda bisa melakukan beberapa manuver seperti Freeflying, Vertical Relative Work, juga Four/Eight Way Formation Diving.
Untuk bisa mencoba skydiving di sini, berat Anda harus kurang dari 120 kg (jika tinggi badan kurang dari 180 cm) atau 140 kg (jika tinggi badan lebih dari 180 cm). Anda harus berusia lebih dari 7 tahun, dan tidak sedang hamil untuk para wanita. Anda juga tidak sedang mengalami cidera di bahu, leher, atau pernah terkena serangan jantung sebelumnya.
Harganya adalah SGD 119 (Rp 1,2 juta) untuk 2 kali skydving, dan SGD 199 (Rp 1,9 juta) untuk 4 kali skydiving. Harga bisa berubah tergantung normal atau off-peak season.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama