Atas undangan Japan National Tourism Organization (JNTO) dan Cathay Pacific beberapa waktu lalu, detikTravel bersama rombongan media dari Jakarta mampir ke Kota Yokohama. Di kota yang berada di Prefektur Kanagawa ini, salah satu destinasi yang disinggahi adalah SKy Garden di Yokohama Landmark Tower.
Tiket masuk ke dalamnya sebesar 1.000 Yen atau sekitar Rp 107 ribu untuk orang dewasa dan 500 Yen atau sekitar Rp 53 ribu untuk anak-anak. Sky Garden, berada di lantai 69 atau di ketinggian 273 meter. Sedangkan tinggi Yokohama Landmark Tower sendiri, yakni 296 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu tiba di atas, panorama yang indah sudah menanti di depan mata. Dengan sudut pandang 360 derajat, lihatlah gedung-gedung pencakar langit di depan mata Anda yang seperti miniatur mainan.
Sky Garden yang bisa dibilang merupakan dek observasi ini, memberi tiap sisinya sesuai arah mata angin. Selain itu, dilengkapi pula dengan papan informasi tentang gedung-gedung apa saja yang bisa terlihat. Seperti terdapat gedung Inter Continental Yokohama Grand yang bentuknya melengkung, Tokyo Tower bahkan hingga Gunung Fuji. Cantiknya!
Bahkan, terlihat pula taman rekreasi Cosmo World yang lokasinya persis di depan Yokohama Landmark Tower. Perhatikan, orang-orang yang bermain di sana bak semut saja. Oh ya, di sana juga terlihat Vanish Roller Coaster yang keunikannya yakni punya trek yang masuk ke dalam kolam.
Sky Garden di Yokohama Landmar Tower buka dari pukul 10.00 siang sampai 21.00 malam. Saat malam hari, panoramanya lebih cantik lagi. Gedung-gedung pencakar langit akan bermandikan cahaya berwarna-warni.
Di Sky Garden pun terdapat kafe hingga toko suvenir. Berlama-lama di sana sambil memandangi gedung-gedung pencakar langit yang seperti miniatur mainan, rasanya bikin lupa waktu. Apalagi, jika datang bersama pasangan kesayangan.
(aff/Azhari Harahap)












































Komentar Terbanyak
Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah, Setuju?
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, MTI: Momentum Perbaiki Perlintasan Kereta
Di Belgia Ada Kompetisi Tiru Suara Burung Camar, yang Paling Mirip Jadi Juara