Kuba adalah negara kawasan Karibia, dekat kawasan Amerika Latin. Pantai-pantai berpasir putih nan halus, menjadi suguhan bagi turis di sana. Untuk yang suka sejarah dan budaya, bangunan-bangunan dan masyarakatnya pun menarik untuk dikenali lebih dekat.
Hana Jakrlova, seorang traveler sekaligus fotografer asal Republik Ceko melakukan perjalanan ke Kuba dan menulis untuk CNN Travel. Seperti ditengok detikTravel dari situs CNN Travel, Senin (3/8/2015) Hana menemukan taman rekreasi yang tak biasa di sana bernama El Mundo de la Fantasia. Jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, namanya yakni dunia fantasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika itu, hanya Hana satu-satunya pengujung di El Mundo de la Fantasia. Taman rekrasi yang berada di kawasan perbukitan di Kota Santiago de Cuba, malah dipenuhi oleh kambing-kambing yang mencari rumput.
Hana tak patah arang untuk menjelajahi tiap sudutnya. Benar saja, dia makin dibikin geleng-geleng kepala kala melihat banyak patung di sana. Salah satunya, yakni hamparan patung dinosaurus.
Kesan gahar dan sangar dinosaurus jauh dari apa yang dilihat oleh Hana. Triceratops, misalnya dinosaurus yang bertanduk tiga memiliki kulit berwarna merah dan mata putih dengan bintik hitam seperti manusia. Lucunya lagi, dinosaurus-dinosaurus di sana juga tersenyum.
Dinosaurus lainnya juga berwarna-warni, ada yang hijau dan putih. Masih ada hewan lainnya seperti gajah. Tapi lagi-lagi, bentuknya bikin dahi mengerenyit karena kurus kering.
Yang bikin kontras pemandangan, adalah banyak kambing berkeliaran di antara patung-patung dinosaurus. Itu, jadi objek foto yang menggelitik bagi Hana.
Namun, Hana tidak mempermasalahkan soal patung dinosaurus dan lainnya. Bagi dia, taman rekreasi El Mundo de la Fantasia layak diacungi jempol karena merupakan cara pemerintah Kuba untuk membangun pariwisata.
Tahun 2012, Badai Sandy telah menghancurkan taman rekreasinya tapi langsung direnovasi kembali. Tapi tetap saja, El Mundo de la Fantasia tampaknya kalah pamor dibanding detsinasi pantai atau bangunan bersejarah di Kuba. Meski, orang-orang di sana cukup ramah kepada turis.
"Taman ini indah, tapi... menyedihkan dan juga aneh," tulisnya.
(rdy/Aditya Fajar Indrawan)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun