Beruntungnya lagi, jepretan fotonya berhasil menjadi pemenang kontes foto bulanan untuk bulan Juli, Photo Nomad Hall of Fame dari BBC Travel. Seperti dilansir dari situs BBC Travel, Selasa (4/8/2015) foto hasil Hammer dipuja-puji oleh dewan juri.
"Saya sangat suka dengan foto Hammer, foto langit dengan bintang di malam hari. Menggambarkan, bagaimana kecilnya manusia di alam semesta," begitu pujian yang dilontarkan Erica Fahr Campbell, mantan editor foto majalah Time yang termasuk salah satu jurinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Crescent Head memang sudah terkenal sebagai tempat untuk memotret langit. Jika cuaca sedang cerah-cerahnya, langit seolah menjadi lautan bintang bak suatu galaksi.
Dewi fortuna memang sedang berpihak pada Hammer. Langit malam itu sedang cerah-cerahnya tanpa awan. Terlihatlah, hamparan bintang di angkasa yang bagaikan titik kecil. Saat itu, jumlahnya benar-benar tidak terhitung!
Hammer lalu mengambil angle terbaik. Temannya naik ke atas bukit, lalu dia mengambil foto dengan komposisi lebih banyak ke arah langit. Jepret... Hasilnya pun menakjubkan.
Temannya terlihatsangat kecil. malah, sekilas mungkin kalau tidak cermat, Anda tidak melihat ada di mana teman Hammer itu. Anda pasti lebih terpukau, dnegan langit yang benar-benar penuh bintang.
"Teman saya bertanya, 'bagaimana pendapatmu?'. Saya pikir, saya melihat galaksi!" kata Hammer.
Tak ayal, penghargaan dari BBC Travel layaknya pantas disematkan untuk Hammer. Bagi traveler yang sedang atau akan melancong ke Australia, coba mampir ke Crescent Head. Barangkali, Anda seberuntung Hammer yang dapat melihat galaksi.
"Alam semesta akan terus berputar, bahkan saat kita tidak mengaguminya. Ini adalah sesuatu yang tidak terbantahkan," tulis Hammer pada capton fotonya.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bali Kehilangan Sawah, 3 Ribu Hektare Raib dalam 8 Tahun
Turis Belanda Tewas Ditusuk di Bali, Apakah Pulau Dewata Masih Aman bagi Wisatawan?