8 Tempat Wisata Paling Aneh di Dunia (1)
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

8 Tempat Wisata Paling Aneh di Dunia (1)

Johanes Randy - detikTravel
Selasa, 11 Agu 2015 12:50 WIB
8 Tempat Wisata Paling Aneh di Dunia (1)
(AFP)
Seattle - Di antara tempat bersejarah dan panorama alam nan indah, tidak sedikit juga tempat wisata yang unik hingga nyentrik. Di seluruh dunia, setidaknya ada 8 tempat wisata yang paling aneh. Apa saja ya?

Di Amerika ada tembok yang dipenuhi permen karet, sampai nanas buatan raksasa di Afrika Selatan. Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Selasa (11/8/2015) berikut adalah 8 tempat wisata paling aneh di dunia bagian pertama:

1. Yunessun Spa Resort, Jepang

(AFP)

Siapa yang tidak mengenal pemandian air panas atau biasa disebut onsen di Jepang. Berendam di air panas sejatinya memang merupakan bagian dari budaya Jepang yang masih dilakukan hingga sekarang.

Namun di antara berbagai onsen yang ada di Jepang, Yunessun Spa Resort di Hakone merupakan salah satu yang terbilang unik. Setidaknya 12 hari dalam setahun, Yunessun Spa Resort menyediakan onsen yang diisi dengan anggur merah. Kapan dan di mana lagi bisa berendam anggur merah selain di sini.

Namun tidak hanya ada kolam anggur merah, terdapat juga kolam kopi, hingga kolam sake. Jika penasaran dan ingin mencoba berendam yang tidak biasa, pengunjung bisa melihat jadwal acara hingga biaya berendam di situs resminya.

2. Foamhenge, AS

(TripAdvisor)
Formasi batuan kuno Stonehenge di Inggris memang diliputi misteri dan mengundang rasa penasaran turis. Namun apabila Stonehenge masih cukup jauh untuk Anda, mungkin traveler bisa datang ke daerah Viginia di AS untuk melihat replikanya.

Adalah Foamhenge, replika yang dibuat semirip mungkin oleh seniman Mark Cline dari Enchanted Castle Studio. Bedanya apabila Stonehenge terbuat dari batu, maka Foamhenge terbuat dari styrofoam atau busa gabus yang dicat abu-abu.

Dibuat dalam rangka April Fools tahun 2004 silam, popularitas Foamhenge tidak kalah dengan Stonehenge di Inggris. Tapi walau terlihat mirip, tetap saja berbeda.

3. Market Theater Gum Wall, AS

(Getty Images)
Objek wisata aneh berikutnya adalah Market Theater Gum Wall atau yang dikenal juga sebagai tembok permen karet di Seattle, AS. Terletak di Post Alley di belakang Pike Place Market, salah satu sisi temboknya terlihat dipenuhi tempelan permen karet warna-warni yang sedikit menjijikan.

Berawal dari tradisi menempelkan permen karet di tembok pada tahun 1993, tembok permen karet itu malah populer sebagai objek wisata pada tahun 1999 hingga sekarang. Namun tidak hanya dapat melihat tempelan permen karet, kadang ada juga karya senin yang dibuat dari tempelan permen karet.

Kalau Anda termasuk traveler anti mainstream yang tidak takut jorok, mungkin Market Theater Gum Wall bisa jadi salah satu rekomendasi tempat wisata aenh yang pas.

4. Gereja Tulang Kutna Hora, Republik Ceko

(Ossuary.eu)
Umumnya gambaran gereja di Eropa bisa terbilang megah dan mengesankan. Namun mungkin Gereja Tulang Kutna Hora atau Sedlec Ossuary di Republik Ceko merupakan salah satu pengecualian.

Dari luar, Gereja Kutna Hora memang tidak tampak beda dengan gereja lain. Namun apabila turun ke bagian bawahnya, traveler dapat menemukan tulang dan tengkorak manusia yang ditempelkan di tembok dan pilar-pilarnya. Hii!

Sejarahnya, gereja tersebut menyimpan sekitar 40-70 ribu orang yang meninggal dunia akibat wabah penyakit pada tahun 1318 dan Hussite War pada abad ke-15. Menyeramkan ya.
Halaman 2 dari 5

Siapa yang tidak mengenal pemandian air panas atau biasa disebut onsen di Jepang. Berendam di air panas sejatinya memang merupakan bagian dari budaya Jepang yang masih dilakukan hingga sekarang.

Namun di antara berbagai onsen yang ada di Jepang, Yunessun Spa Resort di Hakone merupakan salah satu yang terbilang unik. Setidaknya 12 hari dalam setahun, Yunessun Spa Resort menyediakan onsen yang diisi dengan anggur merah. Kapan dan di mana lagi bisa berendam anggur merah selain di sini.

Namun tidak hanya ada kolam anggur merah, terdapat juga kolam kopi, hingga kolam sake. Jika penasaran dan ingin mencoba berendam yang tidak biasa, pengunjung bisa melihat jadwal acara hingga biaya berendam di situs resminya.

Formasi batuan kuno Stonehenge di Inggris memang diliputi misteri dan mengundang rasa penasaran turis. Namun apabila Stonehenge masih cukup jauh untuk Anda, mungkin traveler bisa datang ke daerah Viginia di AS untuk melihat replikanya.

Adalah Foamhenge, replika yang dibuat semirip mungkin oleh seniman Mark Cline dari Enchanted Castle Studio. Bedanya apabila Stonehenge terbuat dari batu, maka Foamhenge terbuat dari styrofoam atau busa gabus yang dicat abu-abu.

Dibuat dalam rangka April Fools tahun 2004 silam, popularitas Foamhenge tidak kalah dengan Stonehenge di Inggris. Tapi walau terlihat mirip, tetap saja berbeda.

Objek wisata aneh berikutnya adalah Market Theater Gum Wall atau yang dikenal juga sebagai tembok permen karet di Seattle, AS. Terletak di Post Alley di belakang Pike Place Market, salah satu sisi temboknya terlihat dipenuhi tempelan permen karet warna-warni yang sedikit menjijikan.

Berawal dari tradisi menempelkan permen karet di tembok pada tahun 1993, tembok permen karet itu malah populer sebagai objek wisata pada tahun 1999 hingga sekarang. Namun tidak hanya dapat melihat tempelan permen karet, kadang ada juga karya senin yang dibuat dari tempelan permen karet.

Kalau Anda termasuk traveler anti mainstream yang tidak takut jorok, mungkin Market Theater Gum Wall bisa jadi salah satu rekomendasi tempat wisata aenh yang pas.

Umumnya gambaran gereja di Eropa bisa terbilang megah dan mengesankan. Namun mungkin Gereja Tulang Kutna Hora atau Sedlec Ossuary di Republik Ceko merupakan salah satu pengecualian.

Dari luar, Gereja Kutna Hora memang tidak tampak beda dengan gereja lain. Namun apabila turun ke bagian bawahnya, traveler dapat menemukan tulang dan tengkorak manusia yang ditempelkan di tembok dan pilar-pilarnya. Hii!

Sejarahnya, gereja tersebut menyimpan sekitar 40-70 ribu orang yang meninggal dunia akibat wabah penyakit pada tahun 1318 dan Hussite War pada abad ke-15. Menyeramkan ya.

(rdy/Aditya Fajar Indrawan)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads