Awal pekan ini, detiktravel mengumpulkan tenaga untuk berkeliling sisa reruntuhan kota dan komplek kuil di Siem Reap. Maklum, di sini terdapat landmark nomor 1 untuk destinasi sejarah Angkor Wat yang terkenal dan begitu luas. Daftar destinasi sudah disiapkan, mulai dari Angkor Thom, Bayon Temple, Elephant Terrace dan Ta Prohm Temple.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi masuk yang paling asik adalah lewat gerbang selatan. Dari gerbang ini, traveler bisa melihat pintu masuk lengkap dengan ornamen wajah Asura dan Deva seperti dalam mitologi Hindu. Walaupun ada beberapa wajah Asura yang hilang, tapi itu tidak mengurangi keindahan ornamennya.
Setelah puas berfoto di depan gerbang Angkor Thom, masuklah ke dalam Kuil Bayon. Kuil ini pun masih dibuat pada masa Jayavarman VII sekitar abad ke 12. Rupanya, waktu yang tepat berkunjung ke Bayon adalah di pagi hari ketika ornamen di setiap relief sangat jelas terlihat.
Yang menarik di Bayon adalah wajah-wajah Buddha yang sangat enigmatik. Masing-masing tower, terdiri dari 4 wajah Buddha. Konon, wajah-wajah ini adalah representasi dari Brahma.
Tidak jauh dari Bayon temple, sekitar 300 meter ada sebuah prasasti yang biasa disebut Elephant Terrace. Di teras ini ada ratusan ukiran gajah yang menggambarkan kekuasaan seorang raja. Selain dikenal sebagai Elephant Terrace, lokasi ini juga sering disebut Terrace of the Lions and Garudas.
Lokasi yang selanjutnya adalah Ta Prohm Temple yang menjadi tempat syuting Tomb Raider. Setelah itu perjalanan berlanjut ke Angkor Wat yang begitu tersohor.
Puncak dari perjalanan di Siem Reap adalah berkunjung ke Angkor Wat. Inilah komplek kuil terbesar dan termegah yang saat sampai saat ini berdiri. Dibangun pada masa Suryavarman II pada sekitar abad ke-12. Angkor Wat bisa saja disebut sebagai bangunan termegah yang pernah dibangun oleh peradaban Khmer.
Sangat sulit menggambarkan keindahan relief di setiap sudut-sudut Angkor Wat. Perjuangan pembangunan kuil ini pastinya membutuhkan waktu puluhan tahun.
Betapa tidak, kekaguman itu terasa kentara ketika di setiap relief terdapat ukiran yang menggambarkan mitologi dan agama. Perlu diketahui, dulunya kuil ini dibangun pada masa Hindu. Saat ini, berubah digunakan untuk agama Buddha.
Nah, dari pengamatan detiktravel, waktu yang tepat untuk berkunjung ke Angkor Wat adalah di pagi hari saat matahari terbit. Setelah itu, traveler bisa menjelajahi seluk-beluk Angkor Wat seperti Patung Buddha yang Menghadap ke Barat, mitologi The Churning of the Ocean of the Milk dalam agama Hindu, dan tentunya relief seperti dicatatkan dalam kisah Mahabarata.
(krn/aff)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru