detikTravel diajak Tourism Queensland untuk berkunjung ke sebuat hotel butik bernama TRYP Hotel Brisbane di Constance Street, Fortitude Valley, Brisbane awal Desember kemarin. Dilihat dari depan, saya mengira ini adalah galeri seni karena fasadnya penuh dengan mural.
Sales & Marketing Executive TRYP Hotel Brisbane Jessica Wulf, menyambut kami. Menurutnya TRYP Hotel Brisbane adalah salah satu hotel paling unik karena bertema street art di setiap sudutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karya seni di lobi TRYP Hotel (Fitraya/detikTravel) |
Hotel ini terdiri dari 6 lantai termasuk rooftop bar. Menurut Wulf, hotel ini dikerjakan oleh 4 seniman street art yaitu Magee, Numskull, Rone, dan Beastman.
"Masing-masing seniman mengerjakan satu lantai yang merupakan kamar hotel. Jadi setiap lantai nuansanya berbeda," jelas Wulf.
Benar saja, mulai dari lorong, tangga, lift bahkan sampai tembok belakang, penuh dengan mural. Di setiap kamar ada lukisan, mural dan bahkan furniture kamar pun diperhatikan desainnya. Wah, rasanya sungguh seperti menginap di galeri seni saja.
Kamar hotel yang penuh karya seni (TRYP Brisbane) |
Ada 5 tipe kamar di sini yaitu Queen Room, King Room, King Room with Courtyard, King Room with internal spa, King Room with outdoor spa. Rentang harganya dari AUD 139 (Rp 1,4 juta) untuk Queen Room sampai AUD 259 (Rp 2,6 juta) untuk King Room with outdoor spa.
Usai dari kamar, saya pun dibawa melihat resto bernama Chur dan rooftop bar UP di lantai paling atas. Chur dan UP nuansanya sungguh asyik untuk acara MICE seperti pesta kecil sampai 200 orang.
Di akhir kunjungan Wulf mengatakan kebanyakan tamunya memang para traveler penikmat seni termasuk para seniman yang sedang traveling ke Brisbane. TRYP Hotel Brisbane memang ingin menawarkan pengalaman menginap dengan cita rasa seni yang maksimal.
Rooftop bar yang artistik (Fitraya/detikTravel) |












































Karya seni di lobi TRYP Hotel (Fitraya/detikTravel)
Kamar hotel yang penuh karya seni (TRYP Brisbane)
Rooftop bar yang artistik (Fitraya/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah