Cute! Museum di AS Ini Isinya Puluhan Ribu Kelinci

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Cute! Museum di AS Ini Isinya Puluhan Ribu Kelinci

Kurnia Yustiana - detikTravel
Jumat, 18 Mar 2016 09:20 WIB
Cute! Museum di AS Ini Isinya Puluhan Ribu Kelinci
Koleksi kelinci di Bunny Museum (drnaomz/Instagram)
Pasadena - Traveler pecinta kelinci yang liburan ke AS, sempatkan mampir ke Bunny Museum. Di sana ada lebih dari 30 ribu koleksi benda-benda kelinci yang imut.

Bunny Museum ada di 1933 Jefferson Drive, Pasadena, California, AS. Museum ini bagaikan surga bagi para penyuka kelinci. Ada puluhan ribu koleksi dan ada pula kelinci hidup yang bebas bermain dengan pengunjung di area museum.

Ditengok detikTravel dari situs resminya, Kamis (17/3/2016), Bunny Museum didirikan oleh pasangan pecinta kelinci, Steve Lubanski dan Candace Frazee. Mereka berkenalan tahun 1992. Setahun kemudian, Lubanski memberi hadiah Valentine boneka kelinci untuk Frazee yang saat itu menjadi pacarnya, dan sejak saat itu mereka sering bertukar kado kelinci.

(_NorthOfHeaven_/Twitter)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasangan ini kemudian menikah tahun 1994 dan terus mengoleksi boneka serta berbagai benda yang berbentuk kelinci. Tahun 1998, Lubanski dan Frazee memutuskan menjadikan rumah mereka sebagai Bunny Museum. Siapa saja boleh berkunjung dan melihat aneka koleksi kelinci.

Lubanski dan Frazee saat itu sudah memiliki sekitar 7.000 benda berbentuk kelinci dengan berbagai ukuran dan fungsi. Mulai dari boneka, patung, mainan, furnitur hingga alat dapur, semua ada. Bugs Bunny, Lola Bunny, Peter Rabbit, Mashimaro dan masih banyak lagi koleksi tokoh kelinci terkenal itu pun mejeng di museum.

(spltpmllnr/Instagram)

Pajangan di museum tampaknya masih terus bertambah setiap tahunnya. Bahkan pada tahun 2011, Bunny Museum meraih Guinness World Record karena memiliki benda bertema kelinci paling banyak di dunia. Koleksinya telah mencapai lebih dari 31.000 barang!

Traveler yang berkunjung bisa melihat semua koleksi dan foto-foto sepuasnya. Asyiknya lagi, Lubanski dan Frazee juga memelihara beberapa kelinci hidup yang menggemaskan.

(thebunnymuseum.com)

Hewan berbulu itu tidak dikurung dalam kandang tapi dibiarkan bebas berkeliaran di museum. Kelinci sudah dilatih untuk buang air di tempat tertentu, jadi jangan khawatir tiba-tiba menginjak kotoran ketika berkunjung.

Kalau mau membawa sayuran kesukaan kelinci dan memberi makan langsung pun boleh. Tapi tetap ada penjaga yang membatasi asupan makan setiap hewan, jadi kalau membawa makanan berlebih akan disimpan dan diberikan ke kelinci keesokan harinya.

Bunny Museum bisa dikunjungi setiap hari, tapi harus reservasi terlebih dahulu. Jika datang saat hari libur barulah dapat langsung berkunjung tanpa reservasi. Biaya masuknya USD 5 (Rp 65 ribu) per orang. (sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads