Setiap musim semi tiba, Taman Maruyama menjadi lokasi yang setiap hari tak pernah sepi turis. Bagaimana tidak, taman tersebut ditumbuhi banyak pohon sakura dan menjadi tempat favorit untuk hanami atau menikmati keindahan bunga.
Saya berkesempatan menyaksikan keindahan sakura yang bermekaran di Taman Maruyama. Saat itu malam hari di awal bulan April dan bunga sakura sedang mekar-mekarnya. Taman tersebut begitu ramai, bisa jadi ada lebih dari seratus turis yang memadati Maruyama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Kurnia/detikTravel)
Saya berjalan-jalan santai di taman sambil menikmati suasana sekitar. Hingga akhirnya, agak jauh dari tempat wisatawan menikmati santapan malam, saya melihat kerumunan. Penasaran, saya kemudian mencoba menerobos kerumunan dan terlihatlah sebuah pohon sakura yang begitu besar di balik pagar.
Pohon ini terlihat berdiri dengan gagah dan menebar pesona anggun. Lampu yang dipasang di sekitar pohon membuat bunganya yang tampak pink itu seakan menyala. Sungguh indah dipandang mata.
Tak mengherankan kalau turis-turis berkerumun di sini sambil memotret pohon, ataupun asyik ber-selfie ria. Saya pun ikut mengeluarkan kamera dan mengabadikan keindahan sakura itu.
(Kurnia/detikTravel)
Saya mengelilingi pohon dan melihat ada sebuah papan keterangan, namun dalam bahasa Jepang. Sayangnya, saya tak bisa bahasa Jepang dan tentu tidak mengerti apa arti tulisan di papan yang mungkin saja merupakan keterangan dari pohon sakura yang megah itu.
Lagi-lagi timbul rasa penasaran untuk mengetahui lebih banyak tentang tanaman tersebut. Setelah mencari informasi via internet, rupanya pohon yang satu ini memang benar-benar spesial. Ini adalah generasi kedua dari Hitoe Shiro Higan Shidare Sakura.
Dari informasi yang saya baca, pohon pertama Hitoe Shiro Higan Shidare Sakura berdiameter 4 meter dan tinggi 12 meter. Pohon tersebut hidup hingga 200 tahun lamanya hingga akhirnya layu dan mati tahun 1947. Di tahun 1949, seorang Sakuramori atau ahli sakura yang dikenal sebagai Toemon Sano ke-15 menanam Shidare Sakura di tempat yang sama.
Pohon itulah yang kini tumbuh besar dan menarik perhatian banyak orang di Taman Maruyama. Sakura yang satu ini dirawat dengan baik hingga bisa tumbuh begitu besar dan cantik.
Traveler yang datang ke taman bisa langsung melihat sakura itu tanpa pungutan biaya. Memotretnya juga boleh saja yang penting tetap berada di luar pagar pembatas ya!
(Kurnia/detikTravel)
(rdy/rdy)












































Komentar Terbanyak
Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah, Setuju?
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, MTI: Momentum Perbaiki Perlintasan Kereta
AS Siapkan Paspor Edisi Khusus, Tampilkan Wajah Donald Trump