detikTravel bersama Manajemen dan Mitra Hijab Elzatta dan Dauky berkesempatan ke desa tersohor tersebut, Minggu (17/4/2016) lalu. Di desa ini ada 8 kincir angin kuno khas Belanda.
8 Kincir angin tersebut bernama De Huisman, De Gekronde Poelenburg, De Kat, Het Jonge Schaap, De Os, De Zoeker, Het Klaverblad dan De Bonte Hen. 8 Kincir angin tersebut sangat indah dipandang dan masih terawat sampai sekarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumah kayu tradisional di Desa Zaanse Schans (Niken/detikTravel)
Waktu yang tepat mengunjungi Desa Zaanse Schans yakni saat musim semi dan spring. Namun pengunjung harus tetap memakai coat dan syal karena angin sangat kencang dan udara sangat dingin.
Puluhan pengunjung dari mancanegara datang ke desa tersebut. Mereka berfoto-foto bersama grup, selfie ataupun melihat kincir angin tersebut. Selain kincir angin, pengunjung juga dapat melihat proses pembuatan keju.
Belanda memang terkenal akan kejunya. Namun waktunya hanya sampai pukul 17.00 yakni sampai jam akhir berkunjung.
Selain kincir angin, pengunjung juga dapat berfoto di replika sepatu kayu khas Belanda yang bernama clog. Pengunjung juga dapat mengunjungi tempat suvenir.
Melihat proses pembuatan keju (Niken/detikTravel)
(nwy/arradf)












































Komentar Terbanyak
Bule Rusia Hajar Warga Banyuwangi gegara Sound Horeg, Korban Tempuh Jalur Hukum
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Setuju Nggak, Orang-orang Jepang Paling Sopan?