Berbeda dengan Mekkah, penjaja dan penjual di Madinah lebih tertib. Terutama saat adzan berkumandang. Kalau di Mekkah masih ada yang kadang nakal membuka toko, tidak halnya dengan di sini.
Saat adzan berkumandang, apapun yang terjadi, semua toko langsung tertib tutup. Kalaupun ada yang tengah membeli, mereka akan diminta berbelanja lagi nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suasana setelah salat di Masjid Nabawi (Shafa/detikTravel)
Kalau masih ada yang bandel dan tetap memilih-milih barang, jangan heran jika diusir. Mereka sangat tepat waktu menutup toko. Toko sudah tertutup sempurna bahkan saat azan belum selesai.
"Kalau di sini, semua orang harus berhenti berkegiatan saat azan. Kalau tidak, bisa kena tilang dari polisi setempat," ujar Hakim, warga Indonesia yang tinggal di Madinah kepada detikTravel, beberapa waktu lalu.
Menurut Hakim, hanya segelintir orang saja yang merasa takut akan tilang tersebut. Lainnya menutup toko dengan ikhlas dan memang ingin beribadah dengan khusyuk.
Nanti, setelah salat wajib selesai, mereka pun bisa kembali membuka toko dan berkegiatan seperti biasa. Hal ini jadi pemandangan unik selama berada di Madinah. Kapan lagi bisa melihat seluruh isi kota kosong dan masyarakatnya langsung salat saat adzan datang?
(/)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru