Pengunjung Chiang Mai Zoo terlihat semringah menatap seekor panda duduk selonjor di tepian kandang. Panda jantan bernama Chuang Chuang itu lahap menyantap batang bambu. Tingkah menggemaskan Chuang Chuang memancing pelancong merogoh kamera untuk merekam momen tersebut.
Ada dua panda menghuni kebun binatang Chiang Mai. Satu lagi namanya Lin Hui yang merupakan panda betina. Pamor Chiang Mai Zoo melejit sejak kehadiran Chuang Chuang dan Lin Hui yang mampu mendongkrak kunjungan wisatawan dari dalam dan luar negeri datang Thailand.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebun binatang seluas 200 hektare ini pertama di Thailand Utara yang berdiri pada 1977. Letaknya di Huay Kaew Road, Chiang Mai, Thailand Utara. Lahan tempat tersebut berada di kaki gunung Suthep. Butuh waktu perjalanan selama 40 menit menuju Chiang Mai Zoo menggunakan mobil dari pusat kota.
Harga tiket masuk ke area kebun binatang ini pengunjung dewasa membayar 150 bath atau sekitar Rp 57 ribu dan usia anak dikenakan tarif 60 baht atau sekitar Rp 27 ribu. Bagi pengunjung yang ingin melihat langsung aktivitas panda tersebut harus menyiapkan uang pembelian tiket dengan rincian dewasa 100 bath atau sekitar Rp 38 ribu serta anak 50 bath atau kira-kira Rp 19 ribu.
"Kameranya jangan menggunakan flash kalau foto-foto panda," kata Jack mewanti-wanti awak media.
Pengunjung berjalan kaki masuk gedung khusus, lalu melintasi lorong berdinding hiasan gambar dan foto panda untuk menuju kandang Chuang Chuang dan Lin Hui. Hewan bertubuh besar itu memiliki masing-masing kandang alias tidak berbaur satu.
"Pemerintah China meminjamkan panda-panda ini kepada Thailand," ujar Indra melengkapi informasi pemandu wisata.
Sepasang panda raksasa atau nama latinnya Ailuropoda melanoleuca ini bergabung dengan Chiang Mai Zoo sejak Oktober 2003. Pengelola kebun binatang Chiang Mai nampak serius merawat dan memelihara baik dua hewan berbulu hitam serta putih itu. Chuang Chuang dan Lin Hui menempati kandang besar, nyaman dan bersih.
Chuang Chuang menjadi penghuni kandang berpagar kaca. Siang itu Chuang Chuang tampil di hadapan pengunjung beragam usia. Sang mamalia nampak asyik menggerogoti batang bambu. Para turis bergantian mengambil posisi terbaik guna memotret polah Chuang Chuang
"Lucu ya pandanya," ucap pengunjung.
Giliran kandang Lin Hui didatangi wisatawan. Namun kandang luas diisi spesies lucu itu begitu sepi. "Lin Hui lagi tidur," ujar Jack sambil telunjuk tangan kanannya mengarah ke pojok kanan area kandang yang terhalang sepenggal tembok.
Bukan hanya panda, pengelola Chiang Mai Zoo mengoleksi sekitar lebih dari 30 spesies hewan di antaranya harimau, badak, tapir, koala dan jerapah. Ketika awal masuk pengunjung disambut seekor gajah. Di area ini wisatawan bisa berkesempatan memberikan langsung makanan untuk gajah.
Pengunjung boleh membawa mobil mengelilingi kebun binatang. Selain itu, pengelola menyediakan perpustakan dan arena bermain buat anak. Suasana di lokasi ini begitu rimbun dengan pohon-pohon besar.
(bbn/krn)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong