Lorong Banhaw, Geliat Warga Muslim di Chiang Mai

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Thailand

Lorong Banhaw, Geliat Warga Muslim di Chiang Mai

Baban Gandapurnama - detikTravel
Jumat, 17 Jun 2016 12:30 WIB
Lorong Banhaw, Geliat Warga Muslim di Chiang Mai
Foto: Muslimah berbelanja baju di Banhaw, Chiang Mai (Baban/detikTravel)
Chiang Mai - Lorong Banhaw nama tenarnya. Jalan beraspal sepanjang 200 meter ini merupakan sentra pertokoan yang didominasi warga Muslim di Chiang Mai, Thailand. Berwisata ke sini, asyik banget!

Tempat ini terletak kawasan Charoen Prathet Soi, salah satu pusat keramaian di jantung Kota Chiang Mai, Thailand. Sejumlah pria berkopiah dan berbaju koko lalu lalang di jalan tersebut.

Mereka saling menyapa selepas menunaikan ibadah salat Jumat pada pekan lalu, 10 Juni 2016. Di kawasan ini berdiri megah Masjid Hidayatul Islam Banhaw.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sorang pria dewasa mendekati rombongan jurnalis asal Indonesia yang rehat di halaman toko. "Assalamualaikum," ucap pria bernama Mohammad Shukree Bin Jafar.

Kawasan Banhaw yang tenang (Baban/detikTravel)


Salam dijawab. Dia pun mengangguk setelah salah satu jurnalis memperkenalkan diri dari Indonesia. "Mari sini, kita ngobrol," ucap Shukree yang fasih berbahasa Indonesia.

Pria ramah tersebut berkisah singkat soal geliat warga Muslim di Chiang Mai yang sejak lama bermukim sambil melakoni bisnis di Lorong Banhaw. Warga menyebut daerah ini China Muslim.

"Dulu, sekitar seratus tahun lalu, seorang pedagang asal China beragama Islam tinggal di daerah ini. Kemudian, orang itu mendirikan musala yang kini bangunannya menjadi masjid," ujar Shukree yang asli domisili Pattani, provinsi di selatan Thailand.

Para jamaah di Masjid Hidayatul Islam (Baban/detikTravel)
Roda zaman bergulir. Keberadaan minoritas Muslim di daratan Chiang Mai makin berkembang. "Muslim di daerah ini asalnya dari Thailand, India, Bangladesh, Rohingya dan Pakistan. Populasi warga Chiang Mai sebanyak dua juta jiwa, satu persennya atau 20 ribu beragama Islam," ucap Shukree yang membuka usaha biro perjalanan di Lorong Banhaw.

Gampang menjumpai komunitas Muslim di tempat ini. Sebuah gapura menjulang di muka jalan yang terpampang tulisan 'Halal Street Hilal Town'. Lokasi tersebut menjadi destinasi wisata religi dan kuliner yang menyajikan menu makanan serta minuman halal.

"Ada sekitar lima restoran di Lorong Banhaw. Halal food. Ada makanan-makanan khas Indonesia, seperti sop buntut," ujarnya.

Penjual makanan halal di Lorong Banhaw (Baban/detikTravel)
Selama ini, sambung Shukree, warga Malaysia dan Indonesia sering melancong ke Lorong Banhaw. "Mereka kalau sudah bosan berada di Bangkok atau Pattaya, istirahatnya di Chiang Mai," kata Shukree.

Bertepatan momen bulan puasa Ramadan, menurut Shukree, kawasan tersebut selalu ramai disambangi para jemaah yang mengikuti pengajian di Masjid Hidayatul Islam Banhaw. Sore itu, sejumlah orang duduk melingkar di dalam masjid sambil melantunkan ayat-ayat suci Al Quran.

"Kalau buka puasa bersama, tiap hari yang datang 400 orang," ujar bapak tiga anak ini.

Geliat warga Muslim di Lorong Banhaw nampak hidup sepanjang siang menjelang petang. Pertokoan busana muslim, gerai buku, serta pakaian, meramaikan daerah tersebut. (bbn/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads