Singapura Punya Taman dengan Tumbuhan dari Seluruh Dunia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Singapura

Singapura Punya Taman dengan Tumbuhan dari Seluruh Dunia

Johanes Randy Prakoso - detikTravel
Jumat, 17 Jun 2016 13:30 WIB
Singapura Punya Taman dengan Tumbuhan dari Seluruh Dunia
Garden by The Bay di Singapura (Randy/detikTravel)
Singapura - Singapura punya visi untuk menjadi kota ramah lingkungan. Buktinya dapat dilihat di Garden By The Bay yang punya koleksi tumbuhan dari seluruh dunia.

Segala upaya dilakukan oleh Singapura untuk membuat negaranya ramah lingkungan. Mulai dari regulasi untuk meminimalisir jumlah kendaraan hingga membuat teknologi ramah lingkungan.

Janji itu pun terwujud melalui taman buatan Garden by The Bay yang juga menjadi objek destinasi unggulan. Bukan tanpa alasan, di dalamnya dapat ditemui aneka tumbuhan yang didatangkan dari seluruh dunia!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Atas undangan dari Singapore Tourism Board, detikTravel pun berkesempatan untuk mampir ke Garden by The Bay pada Rabu pekan lalu (8/6/2016). Saya pun dibuat takjub akan kehebatan teknologi ramah lingkungan yang dimiliki oleh Singapura.

Jadi, Garden by The Bay merupakan konservatorium dari aneka bunga dan tumbuhan yang ada di dunia. Semua tumbuhan itu pun didatangkan dari seluruh dunia dan ditumbuh kembangkan di dalam dua kubah (dome) yang terbuat dari kaca.

SuperTree di pelataran Garden by The Bay (detikFoto)
Di awal kunjungan, saya disambut oleh SuperTree yang berada di bagian luar Garden by The Bay. Selain menjadi ikon, pohon buatan tersebut juga memiliki fungsi sebagai penyerap energi matahari sekaligus wadah dari sejumlah tumbuhan. Tak sedikit pula traveler yang berfoto di bawahnya.

Namun jika ingin melihat koleksi tumbuhan yang ada dalam Garden by The Bay, traveler harus membeli tiket lebih dulu. Harga tiketnya adalah SGD 28 atau sekitar Rp 277 ribu.

Setelah membeli tiket, saya pun dipandu oleh Augustar yang menjadi tuan rumah selama kunjungan di Singapura. Ia pun terlebih dulu mengajak saya untuk melihat Flower Dome yang berada di sisi kiri.

"Jadi di Flower Dome ini ada aneka jenis bunga dan tumbuhan dari seluruh dunia. Udaranya sejuk, memang sengaja disetting agar cocok dengan tumbuhan yang ada," jelas Augustar.

Flower Dome yang menyimpan aneka bunga dan tumbuhan (Randy/detikTravel)
Apa yang dikatakan Augustar pun benar adanya. Ketika saya masuk ke dalam Flower Dome, udara sejuk yang berbeda dengan udara di luar segera saya rasakan. Terhampar pula aneka bunga dan tumbuhan warna-warni yang tertata rapi, lengkap dengan informasi dalam bahasa Inggris.

Mayoritas bunga dan tumbuhan yang ada di Flower Dome didatangkan dari berbagai negara, seperti Afrika Selatan, California, Spanyol dan Italia. Uniknya, bunga dan tumbuhan yang ada bisa tumbuh dengan baik dan subur.

Menariknya, tema dari Flower Dome pun rutin diganti. Saat saya berkunjung temanya adalah bunga lili. Jadi tak heran jika saya banyak menemui aneka jenis bunga lili. Selain itu, Flower Dome juga dinobatkan sebagai rumah kaca terbesar menurut Guinnes World Records lho!

Air terjun buatan di Cloud Forest (Randy/detikTravel)
Puas berfoto dan melihat bunga di Flower Dome, saya pun lanjut menuju Cloud Forest yang ada di sisi kanan. Sesuai namanya, traveler dapat menemukan aneka tumbuhan dari negara tropis di area ini.

"Kalau di Cloud Forest, Anda bisa melihat aneka tumbuhan dari negara tropis. Nanti juga bisa lihat air terjun buatan di dalamnya," ujar Augustar.

Sesaat saya masuk ke Cloud Forest, pemandangan air terjun buatan yang tampak jatuh dari atas bukit serta gemericik air pun segera membasahi kulit. Rasanya tidak percaya bahwa sedang berada di dalam rumah kaca!

Air terjun buatan setinggi 35 meter itu memang menjadi highlight dari Cloud Forest. Bahkan kabarnya, air terjun indoor buatan itu merupakan yang tertinggi di dunia. Pepohonan hijau di dalamnya juga semakin menyejukkan suasana.

Pemandangan dari atas Cloud Forest (Randy/detikTravel)
Tapi tidak sampai di situ, Anda juga bisa naik ke bagian atas air terjun dan melihat indahnya area Cloud Forest dari ketinggian. Bahkan tersedia juga jalur pejalan kaki yang dibuat di bagian atas Cloud Forest.

Saya pun tidak menyianyiakan kesempatan untuk naik dan berfoto dari bagian atas Cloud Forest. Di kejauhan, tampak pula Hotel Marina Bay Sands yang terkenal dengan perahu di bagian atasnya.

Di akhir kunjungan, saya pun merasa sangat puas sekaligus kagum. Rasanya luar biasa dapat melihat aneka tumbuhan dari seluruh dunia dalam satu tempat. Rekomendasi bagi Anda yang berencana untuk liburan ke Singapura.

Pemandangan Marina Bay Sands dari Cloud Forest (Randy/detikTravel)


(wsw/fay)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads