Dilansir detikTravel dari situs Visit Philadelphia, Rabu (7/9/2016) sekumpulan batu bersuara unik itu ditemukan pertama kali pada tahun 1890 oleh seorang ahli geologi bernama JJ Ott.
Menemukan keunikan dari batu tersebut, Ott mengumpulkan sejumlah batu yang memiliki variasi suara bel berbeda untuk mengiringi pertunjukan musik band lokal. Pertunjukan itu pun disebut sebagai konser batu pertama di dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penasaran, sejumlah peneliti pun memecahkan dan melakukan penelitian pada beberapa batu di tahun 1965. Setelah dicek, ternyata batu bersuara itu terdiri dari bahan besi dan alumunium. Sehingga apabila diketuk akan mengeluarkan bunyi bel.
Herannya ada saja traveler yang iseng dan mencuri batu di Ringing Rock Park. Lucunya batu yang dicuri tidak akan berbunyi bel ketika dibawa keluar dari area aslinya. Percaya tidak percaya.
Di Indonesia sendiri fenomena yang mirip juga dapat ditemui di stalaktit Gua Gong, Pacitan. Hanya saja bukan mengeluarkan bunyi bel, melainkan gong. Unik sekali ya!
BACA JUGA: Gua Gong yang Cantik di Pacitan
(rdy/fay)












































Komentar Terbanyak
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam
Menhub Usulkan Masjid di Jalur Arus Lebaran Jadi Rest Area Pemudik