Kota biru adalah julukan bagi Chefchaouen, yang berada di Maroko, Afrika Utara. Situs BBC Travel pun mengulasnya seperti dilihat detikTravel, Kamis (13/10/2016) Chefchaouen wajib masuk dalam destinasi yang dikunjungi saat traveling ke Maroko.
Chefchaouen berlokasi di bagian utara Maroko, di kaki Pegunungan Rif. Jarak dari Rabat, ibukota negara Maroko sekitar 250 km atau naik mobil dapat menghabiskan waktu selama 4 jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejarah mencatat, 500-700 tahun lalu Chefchaouen dihuni oleh penduduk setempat dan oleh para pendatang umat Yahudi. Mereka tinggal dengan damai di sana, saling menghargai dan menjaga satu sama lain.
Soal warna biru di kotanya, dimulai sejak 20 tahun lalu. Penduduk setempat mengecat dinding rumahnya dengan warna biru. Ada beberapa versi perihal apa maksud memberikan cat warna biru. Pertama, karena warna biru dianggap sebagai warna langit dan menjadi simbol perdamaian.
Kedua, warna biru dipercaya dapat mengusir nyamuk. Ketiga, hal tersebut memang disengaja agar turis tertarik dan datang untuk berkunjung. Banyak turis yang datang, berarti banyak uang pula yang datang.
Hingga kini, tiga tahun sekali penduduk setempat akan mengecat warna biru pada sudut-sudut kotanya. Bagi pengunjung yang datang, kota ini terlihat sangat cantik dan instagramable banget. Malah tak sedikit yang bilang, warna biru pada desanya seperti Desa Smurf saja!
(rdy/fay)












































Komentar Terbanyak
Bandara Husein Sastranegara Beroperasi Lagi, Kertajati Jadi Bengkel Pesawat
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung