Khusus Dewasa, 4 Taman Bertema Erotis di Sejumlah Negara

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Khusus Dewasa, 4 Taman Bertema Erotis di Sejumlah Negara

rdy - detikTravel
Senin, 17 Okt 2016 19:58 WIB
Khusus Dewasa, 4 Taman Bertema Erotis di Sejumlah Negara
Taman bertema erotis di Spanyol (canginebreda.cat)
Jeju - Taman tidak selalu dipenuhi oleh pepohonan dan rumput hijau. Setidaknya ada sekitar 4 taman bertema erotis di dunia. Khusus dewasa ya!

Mulai dari Jeju Loveland di Korea Selatan hingga Frogner Park di Norwegia, sejumlah taman di dunia yang mengusung konsep dewasa. Isinya didominasi oleh patung erotis.

Bagi traveler yang ingin berkunjung, tentunya harus cukup umur. Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Senin (17/10/2016) inilah 4 taman bertema erotis di dunia:

Jeju Loveland, Jeju, Korea Selatan

(Ken Yunita/detikTravel)
Jeju Island di Korea Selatan identik dengan latar belakang dari sejumlah film K-Pop. Tapi nyatanya, di sana terdapat taman Jeju Loveland yang penuh patung erotis.

Jeju Loveland dibuka tahun 2004 dan menempati area seluas 36.000 m2. Tujuannya adalah untuk memberi informasi dan pendidikan seks terhadap orang dewasa. Setidaknya ada 140 patung berpose erotis yang tersebar di berbagai penjuru taman. Ada yang berpasangan, ada juga patung yang sendirian.

Selain patung, ada pula diorama mini yang menggambarkan pose-pose hubungan seks. Di Jeju Loveland juga terdapat Sex Shop yang menjual pernak-pernik khusus turis dewasa.

Apabila tengah liburan ke Korea Selatan dan mau mampir, traveler harus berumur di atas 20 tahun lebih dulu. Jeju Loveland dibuka tiap hari, mulai pukul 09.00-24.00 waktu setempat. Harga tiket masuknya 9.000 Won atau sekitar Rp 104.741 ribu.

Haesindang Park, Samcheok, Korea Selatan

(Jennifer Wayland/Youtube)
Jeju Love Land di Pulau Jeju sudah terkenal sebagai taman erotis di Korea Selatan. Tapi, Negeri Gingseng ini rupanya punya Haesindang Park alias taman penis. Jangan berpikir macam-macam dulu, ternyata ini ada legendanya.

Kisahnya, suatu hari sang pria berlayar mencari ikan di laut. Lalu tiba-tiba, terjadilah badai dahsyat berupa angin dan gelombang lautan. Celaka, sang wanita yang berada di pinggir pantai ikut terhempas badai dan tenggelam. Sementara sang pria tidak dapat menyelamatkannya.

Konon, setelah peristiwa itu para nelayan setempat tidak dapat memancing ikan dalam jumlah yang banyak. Mereka pun meyakini, hasil tangkapan ikan ada kaitannya dengan meninggalnya sang wanita tersebut. Usut punya usut, sang wanitanya ternyata masih perawan.

Oleh sebab itu, masyarakat setempat lantas membuat patung-patung penis di sekitar pantai untuk 'menghibur' sang wanita. Mereka juga mengadakan upacara keagamaan di kuil kecil yang bernama Haesindang untuk mendoakannya.

Patung-patung penis masih bisa turis lihat di Haesindang Park. Biasanya patung-patung itu ada di pinggiran jalan setapak atau ada di tengah-tengah taman. Beberapa patungnya dihiasi gambar muka atau tubuh manusia yang membuatnya semakin unik. Bangku-bangku di Haesindang Park pun disulap dengan bentuk penis.

Frogner Park, Oslo, Norwegia

(Samcheok/Youtube)
Berpindah ke Kota Oslo di Norwegia, ada Frogner Park yang tak kalah erotis dengan taman bertema dewasa sebelumnya. Tamannya pun cukup luas, yakni mencapai 25 meter.

Di tengah-tengah tamannya, terdapat 212 patung hasil karya Gustave Vigeland yang merupakan seniman handal dalam membuat patung. Dia merupakan salah satu seniman paling disegani dari Norwegia pada abad ke-18 dan telah tutup usia di tahun 1943.

Selain patung pria dan wanita yang erotis, juga ada dua patung pria yang sedang dalam posisi bercinta. Patung prianya pun terlihat kekar. Meski begitu, rupanya Frogner Park jadi salah satu destinasi favorit para traveler saat melancong ke Oslo. Buktinya, taman ini didatangi sekitar 2 juta pelancong tiap tahunnya.

Bosc de Can Ginebreda, Porqueres, Spanyol

(canginebreda.cat)
Terakhir ada Bosc de Can Ginebreda yang terletak di Porqueres, Spanyol. Tidak jauh beda dengan sebelumnya, taman yang satu ini dihiasi oleh sejumlah patung erotis.

Tercipta dari tangan seniman bernama Xicu Cabanyes, traveler bisa menjumpai patung telanjang hingga kemaluan. Uniknya, sejumlah patung erotis itu seakan berpadu dengan nuansa hijau dari pepohonan di sekitarnya.

Diketahui ada sekitar 100 patung erotis di dalam Bosc de Can Ginebreda. Harga tiket masuk ke taman ini adalah 3 Euro atau sekitar Rp 43 ribu. Harus cukup umur dulu ya kalau ingin berkunjung!
Halaman 2 dari 5
Jeju Island di Korea Selatan identik dengan latar belakang dari sejumlah film K-Pop. Tapi nyatanya, di sana terdapat taman Jeju Loveland yang penuh patung erotis.

Jeju Loveland dibuka tahun 2004 dan menempati area seluas 36.000 m2. Tujuannya adalah untuk memberi informasi dan pendidikan seks terhadap orang dewasa. Setidaknya ada 140 patung berpose erotis yang tersebar di berbagai penjuru taman. Ada yang berpasangan, ada juga patung yang sendirian.

Selain patung, ada pula diorama mini yang menggambarkan pose-pose hubungan seks. Di Jeju Loveland juga terdapat Sex Shop yang menjual pernak-pernik khusus turis dewasa.

Apabila tengah liburan ke Korea Selatan dan mau mampir, traveler harus berumur di atas 20 tahun lebih dulu. Jeju Loveland dibuka tiap hari, mulai pukul 09.00-24.00 waktu setempat. Harga tiket masuknya 9.000 Won atau sekitar Rp 104.741 ribu.

Jeju Love Land di Pulau Jeju sudah terkenal sebagai taman erotis di Korea Selatan. Tapi, Negeri Gingseng ini rupanya punya Haesindang Park alias taman penis. Jangan berpikir macam-macam dulu, ternyata ini ada legendanya.

Kisahnya, suatu hari sang pria berlayar mencari ikan di laut. Lalu tiba-tiba, terjadilah badai dahsyat berupa angin dan gelombang lautan. Celaka, sang wanita yang berada di pinggir pantai ikut terhempas badai dan tenggelam. Sementara sang pria tidak dapat menyelamatkannya.

Konon, setelah peristiwa itu para nelayan setempat tidak dapat memancing ikan dalam jumlah yang banyak. Mereka pun meyakini, hasil tangkapan ikan ada kaitannya dengan meninggalnya sang wanita tersebut. Usut punya usut, sang wanitanya ternyata masih perawan.

Oleh sebab itu, masyarakat setempat lantas membuat patung-patung penis di sekitar pantai untuk 'menghibur' sang wanita. Mereka juga mengadakan upacara keagamaan di kuil kecil yang bernama Haesindang untuk mendoakannya.

Patung-patung penis masih bisa turis lihat di Haesindang Park. Biasanya patung-patung itu ada di pinggiran jalan setapak atau ada di tengah-tengah taman. Beberapa patungnya dihiasi gambar muka atau tubuh manusia yang membuatnya semakin unik. Bangku-bangku di Haesindang Park pun disulap dengan bentuk penis.

Berpindah ke Kota Oslo di Norwegia, ada Frogner Park yang tak kalah erotis dengan taman bertema dewasa sebelumnya. Tamannya pun cukup luas, yakni mencapai 25 meter.

Di tengah-tengah tamannya, terdapat 212 patung hasil karya Gustave Vigeland yang merupakan seniman handal dalam membuat patung. Dia merupakan salah satu seniman paling disegani dari Norwegia pada abad ke-18 dan telah tutup usia di tahun 1943.

Selain patung pria dan wanita yang erotis, juga ada dua patung pria yang sedang dalam posisi bercinta. Patung prianya pun terlihat kekar. Meski begitu, rupanya Frogner Park jadi salah satu destinasi favorit para traveler saat melancong ke Oslo. Buktinya, taman ini didatangi sekitar 2 juta pelancong tiap tahunnya.

Terakhir ada Bosc de Can Ginebreda yang terletak di Porqueres, Spanyol. Tidak jauh beda dengan sebelumnya, taman yang satu ini dihiasi oleh sejumlah patung erotis.

Tercipta dari tangan seniman bernama Xicu Cabanyes, traveler bisa menjumpai patung telanjang hingga kemaluan. Uniknya, sejumlah patung erotis itu seakan berpadu dengan nuansa hijau dari pepohonan di sekitarnya.

Diketahui ada sekitar 100 patung erotis di dalam Bosc de Can Ginebreda. Harga tiket masuk ke taman ini adalah 3 Euro atau sekitar Rp 43 ribu. Harus cukup umur dulu ya kalau ingin berkunjung!

(fay/fay)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads