Bersantai di Lounge Eksklusif Japan Airlines, Ada Fasilitas Pijat & Kamar Tidur

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Jepang

Bersantai di Lounge Eksklusif Japan Airlines, Ada Fasilitas Pijat & Kamar Tidur

Sudrajat - detikTravel
Rabu, 26 Okt 2016 19:10 WIB
Bersantai di Lounge Eksklusif Japan Airlines, Ada Fasilitas Pijat & Kamar Tidur
Foto: Sakura Lounge di Bandara Narita, Jepang (Sudrajat/detikTravel)
Tokyo - Mau bersantai sambil menunggu penerbangan di Bandara Narita, Jepang, asyiknya singgah ke Sakura Lounge Japan Airlines. Mau pijat atau sekadar tidur siang pun bisa.

Maskapai penerbangan Japan Airlines (JAL) memiliki ruang tunggu eksklusif bagi para penumpangnya di pelabuhan udara Narita, Tokyo, Jepang. Lokasinya persis di pintu keluar ruang pemeriksaan imigrasi.

Lounge ini utamanya diperuntukkan bagi penumpang kelas satu dan bisnis. Tapi penumpang kelas ekonomi yang memiliki kartu gold JAL pun dapat menikmatinya. detikTravel sempat mengunjungi Sakura Lounge ini pekan lalu, dalam media trip atas undangan Japan National Tourism Organization (JNTO) 17-21 Oktober.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ruang tunggu yang terdiri dari dua lantai itu tak cuma diisi dengan deretan kursi empuk serta aneka makanan dan minuman yang bisa disantap gratis sepuasnya. Bagi traveler yang merasa penat dan badan ingin kembali bugar, bisa mandi air panas dari shower dan meminta layanan pijat.

Hanya saja untuk pijat, harus dipesan beberapa menit sebelumnya karena jumlah tenaga pemijat yang terbatas. Bagi yang tak kebagian tukang pijat, jangan khawatir. Di ruangan lain di lantai satu lounge itu tersedia lima kursi pijat luks.

Kita tak cuma dipijat sambil duduk seperti di kursi pijat yang ada di mal-mal, tapi juga bisa sampai rebahan. Pencahayaan di ruangan kursi pijat ini dibuat sedikit temaram dan bertirai, dengan alunan musik jazz instrumentalia.

Sekitar 15 menit mencoba kursi pijat ini, nyaris membuat detikTravel terlelap andai seorang teman tak mengingatkan untuk melanjutkan perjalanan melihat-lihat setiap sudut lounge ini.

Di lantai satu para penumpang dapat duduk santai di kursi-kursi empuk sambil
menghadap deretan pesawat yang terparkir. Tersedia kue-kue ringan khas Jepang serta aneka jus, bir, hingga sake dan minuman beralkohol lainnya.

Sementara di lantai atas terhidang aneka makanan berat yang disajikan secara prasmanan. Menu favorit adalah gulai sapi yang aromanya sungguh mengundang selera. Menu ini melengkapi sajian menu khas Jepang lainnya, selain juga ada menu ala Barat.

Agar acara santap bisa lebih leluasa, para traveler yang membawa tas jinjing dapat menitipkannya di loker khusus. Kuncinya dapat kita bawa atau dititipkan ke petugas. Semua staf di lounge ini bersikap ramah dan cekatan dalam melayani para tamunya. Sikap mereka melengkapi kebersihan dan kenyamanan suasana yang terbangun. Jauh dari hiruk-pikuk suasana mal dan antrean imigrasi yang melelahkan.

Di lounge satu detikTravel sempat mengintip kamar dengan bed yang cukup untuk rebahan satu orang. Seorang staf JAL di lounge itu mengingatkan untuk tidak memotret seorang penumpang yang tengah terlelap di kamar itu.

"Thank you for not take a picture sir," ujarnya ramah.

Di bagian lain, tiga anak balita tampak asyik bermain lego. Di ruangan itu juga berderet majalah dan buku komik, serta video animasi khas Jepang.

Wajar bila JAL punya lounge begitu luas dan beragam fasilitas untuk memanjakan penumpangnya. Beda dengan premium lounge di Soekarno-Hatta yang digunakan bersamaan dengan maskapai asing lainnya.

"Ya iyalah, Narita kan ibaratnya rumah sendiri, bro," celetuk seorang teman. (jat/krn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads