Bukan Crop Circle Alien, Ini Stonehenge dari Israel
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bukan Crop Circle Alien, Ini Stonehenge dari Israel

Johanes Randy Prakoso - detikTravel
Rabu, 16 Nov 2016 16:55 WIB
Bukan Crop Circle Alien, Ini Stonehenge dari Israel
Situs Rujm el-Hiri di Golan Heights, Israel (Chen Katz/Reuters)
Golan Heights - Tersembunyi di daerah Golan Heights, Israel, terdapat monumen megalitikum yang tampak seperti crop circle alien. Inilah stonehenge dari Israel yang misterius.

Dikenal sebagai Rujm el-Hiri atau yang memiliki arti tumpukan kucing liar, monumen megalitikum yang mirip Stonehenge di Inggris itu terdiri dari lima lingkaran yang sangat misterius.

Dilansir detikTravel dari Reuters, Rabu (16/11/2016) para peneliti baru menyadari keberadaannya setelah Israel merebut sebagian teritori Suriah pada perang tahun 1967. Saat itu para peneliti menemukannya ketika tengah melihat foto udara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ternyata setelah dicek, para peneliti menyebutkan kalau umur Rujm el-Hiri cukup tua sekaligus menjadi monumen terbesar yang ada di kawasan tersebut. Diperkirakan umurnya mencapai 5 ribu tahun.

Walau mirip dengan Stonehenge di Inggris, Rujm el-Hiri memiliki sedikit perbedaan. Apabila Stonehenge terbuat dari sekitar 100 batu raksasa, Rujm el-Hiri terbuat dari ribuan batu basal berukuran kecil. Kalau dihitung, total berat keseluruhannya mencapai 40 ribu ton.

"Ini adalah situs yang membingungkan. Kami hanya punya sedikit informasi, tapi tidak secara keseluruhan. Peneliti datang dan terkesan dengan situs tersebut, semuanya memikirkan teori masing-masing," ujar pakar pemakaman megalitikum, Uri Berger.

Sejauh ini belum ada yang bisa menjelaskan siapa yang membuat situs tersebut. Beberapa berspekulasi kalau situs tersebut merupakan peninggalan peradaban suku nomad yang dulu tinggal di sana.

Ada juga yang berspekulasi, kalau monumen tersebut erat kaitannya dengan ilmu astronomi. Diperkirakan kalau sinar matahari akan berjajar melalui celah di batu pada hari terpendek dan terpanjang dalam satu tahun, yakni pada saat titik balik matahari di bulan Juni dan Desember.

Namun sejumlah peneliti telah sepakat perihal waktu pembangunan monumen tersebut, yakni sekitar 3.500 tahun sebelum masehi. Di mana pembangunan terus dilanjutkan hingga dua ribu tahun setelahnya.

Kini situs Rujm el-Hiri digunakan oleh militer Israel untuk berlatih. Tapi tidak usah khawatir, traveler tetap bisa berkunjung ke Rujm el-Hiri pada saat weekend dan tanggalan merah. (krn/rdy)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads