Sulit untuk tidak narsis di tempat ini. Setiap sudutnya menarik pengunjung untuk mengangkat kamera, menyunggingkan senyum dan sedikit memicingkan mata. Jepret! Mau berfoto di atas tumpukan jerami bisa, mau berfoto dengan sepeda yang dihiasi bunga-bunga bisa, atau berselfie di bawah jendela bergaya Tuscany juga bisa.
Kompleks Primo Piazza dibangun terinspirasi dari desa tua di Tuscany, Italia. Dinding-dinding bangunannya dicat dengan warna mirip batu bata. Sebagian lagi dibangun menggunakan batu bata ekspos. Di tengah kompleks yang dimiliki Surachai Chetchotisak itu, juga dibangun air mancur dan sumur mirip sumur Montepulciano di Tuscany.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti di Tuscany, padahal di Khao Yai (Pasti/detikTravel) |
Untuk masuk dalam kompleks Primo Piazza, pengunjung harus merogoh kocek sebesar 100 bath (Rp 50 ribu) untuk dewasa dan separuhnya untuk anak-anak. Jika sudah capek berselfie ria atau berfoto bersama keluarga, traveler bisa menuju bagian belakang.
Kira-kira 500 meter dari pintu utama Primo Piazza berdiri sebuah peternakan kecil yang isinya puluhan hewan-hewan yang menarik dan menggemaskan. Ada tiga jenis hewan, yakni Alpaca, domba jenis Merino, dan keledai.
Bahkan sampai ada kedelai khas Italia (Pasti/detikTravel) |
Tak hanya anak-anak yang antusias memberi makan atau mengelus jambul si Alpaca dan berfoto bersama mereka. Orang dewasa pun penasaran memegang hewan-hewan lucu itu. Semua hewan tersebut didatangkan dari Australia.
Restoran Italia yang mirip seperti di negara asalnya (Pasti/detikTravel) |
Primo terletak di Thanarat Road, Khao Yai. Dari Jumat sampai Sabtu, Primo buka mulai pukul 09.00 pagi sampai 00.00 tengah malam. Sedangkan pada hari Senin sampai Kamis, tempat ini buka mulai pukul 09.00 pagi sampai 22.00 malam. (bnl/rdy)












































Seperti di Tuscany, padahal di Khao Yai (Pasti/detikTravel)
Bahkan sampai ada kedelai khas Italia (Pasti/detikTravel)
Restoran Italia yang mirip seperti di negara asalnya (Pasti/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama